KONI Gandeng Konsultan Olahraga Dunia, Upgrade Sarana Olahraga

Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman (kiri) usai penandatanganan perjanjian kerjasama dengan Labosport Asia yang diwakili Managing Director Olivier Ducrocq (kanan) di kantor KONI Pusat, Senayan, Jakarta pada Jumat (24/6/2022). (Foto: Humas KONI)

KBRN, Jakarta: Komite Olahraga Nasional (KONI) pusat menggandeng satu konsultan sarana dan prasarana olahraga Labosport Asia Limited. Ketua Umum KONI Marciano Norman memastikan untuk melakukan upgrade atau peningkatan sarana dan prasarana olahraga agar berstandar internasional.

Bentuk kerjasama ini diwujudkan dengan melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama antara KONI yang diwakili Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman dan Labosport diwakili oleh Managing Director Asia Olivier Ducrocq pada Jumat (24/6/2022) di Kantor KONI Pusat, Senayan, Jakarta.

Pada sambutannya, Marciano menyinggung pemecahan rekor dunia panjat tebing pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Tahun 2021 lalu di Papua. Dimana pemecahan rekor dunia itu tidak diakui federasi internasional karena fasilitas yang digunakan dalam pertandingan belum tersertifikasi secara internasional.

“Itu mengapa kita pagi hari ini hadir untuk melakukan penandatanganan kerja sama dengan Labosport. Kita bersama, cabang olahraga dan KONI Pusat menggerakkan pengusaha di bidang sarana dan prasarana olahraga untuk mendorong mereka membuat produk berstandar internasional,” kata Marciano.

Hadirnya Labosport dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana olahraga tak lantas meninggalkan perusahaan dalam negeri. Marciano justru berharap agar bahan pendukung dapat disediakan di Tanah Air. Ia berharap produk lokal dapat meningkat kualitasnya.

“Upaya peningkatan olahraga prestasinya berjalan tetapi kita juga mendorong para pengusaha sarana prasarana olahraga di Indonesia agar mereka bisa meningkatkan kualitas produknya untuk memenuhi standar internasional, sehingga kita tidak perlu lagi impor dari luar. Kita gunakan lokal konten itu semaksimal mungkin agar ke depan industri olahraga juga akan berjalan dengan sangat baik,” jelas Ketum KONI Pusat.

Keberadaan sarana dan prasarana berstandar internasional di Indonesia nantinya akan mampu mendukung pembinaan atlet. Tidak kalah penting, induk cabang olahraga anggota KONI Pusat pun mampu menjadi tuan rumah kejuaraan dunia.

Harapannya, banyak federasi internasional yang puas dengan pelaksanaan kejuaraan dunia di Indonesia dan dapat memberi dampak pada keinginan Indonesia menjadi tuan rumah Olimpiade. Dimana federasi internasional memiliki peran penting dalam menentukan tuan rumah Olimpiade.

“Venue yang memang disiapkan oleh cabang olahraga untuk melakukan kejuaraan – kejuaraan dunia kita berharap itu semua bertaraf internasional dan itu semua di sertifikasi oleh Labosport sebagai salah satu yang mendapat kepercayaan dari badan – badan olahraga dunia,” ungkap Marciano.

Sebagai konsultan perencanaan pembangunan venue olahraga, Labosport siap mendukung Indonesia memiliki sarana dan prasarana olahraga dengan akreditasi dari federasi internasional cabang olahraga. Melalui akreditasi internasional itu, syarat penyelenggaraan kompetisi kelas dunia sudah terpenuhi. Hal tersebut dikerja samakan secara eksklusif dengan KONI Pusat.

Salah satu harapan Ketum KONI Pusat untuk meningkatkan standar nasional juga diapresiasi oleh Managing Director Labosport Asia Olivier Ducrocq yang memuji langkah tersebut dan siap memberi dukungan.

“Kami di Labosport merasa senang menjadi bagian dari perjalanan ini dan mampu mendampingi Indonesia untuk meraih cita – cita mereka di masa mendatang. Yakni meningkatkan kualitas performa para atlet secara internasional serta menguatkan pertumbuhan industri olahraganya,” ungkap Ducrocq.

Perwakilan induk cabang olahraga yang hadir pun memberikan apresiasi atas penandatanganan kerjasama ini. Ketum Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PP Perbasi) Kho Poo Thai atau Danny Kosasih yang hadir secara langsung menyambut baik kerja sama KONI Pusat dan Labo Sport.

“Kami sangat menyambut baik kerja sama ini, supaya semua bertaraf internasional, minimal nasional agar berprestasi, menjadi kebanggaan dan diakui internasional,” tuturnya.

Hal serupa juga disampaikan Deputi Sekjen Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Dessy Arfianto yang juga hadir.

“Kami sangat senang, mendukung apa yang telah dilakukan oleh KONI untuk melakukan kerja sama dengan Labosport. Pastinya dukungan terkait jika sarana dan prasarana meningkat, yang akan mendorong prestasi olahraga,” sebut Dessy.

Labosport merupakan perusahaan besar berskala internasional yang bergerak di bidang laboratoium olahraga dan konsultan organisasi olahraga yang telah bersiri sejak tahun 1993. Labosport sendiri telah berkontribusi pada sejumlah perhelatan olahraga bergengsi.

Beberapa event yang sarana dan prasarana telah didukung Labosport antara lain, Olimpiade Tahun 2004 di Atena, Olimpiade Tahun 2008 di Beijing, Olimpiade Tahun 2012 di London, Olimpiade Tahun 2021 di Tokyo dan berbagai single event lainnya.

Direncanakan kerja sama KONI Pusat dan labosport akan melahirkan laboratorium di Tanah Air yakni Labosport Indonesia, dimana Labosport akan mendukung beberapa peralatannya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar