Bolden Bangga Jadi Bagian Dari Indonesia

Aksi pebasket Indonesia Marques Bolden saat tampil mengahadapi Filipina di SEA Games XXXI, Hanoi, Vietnam, Minggu (22/5/2022). Bolden memberi pengaruh pada penampilan Indonesia dengan mencetak 18 poin, 10 rebound, dan 3 assists sekaligus membawa  Indonesia meraih medali emas. (Foto/Perbasi/Ariya Kurniawan)

KBRN, Jakarta: Nama pebasket naturalisasi asal Amerika Serikat Marques Bolden kini menjadi perbincangan pecinta bola basket tanah air. Penampilan apiknya di SEA Games XXXI, Hanoi, Vietnam 2021 berpengaruh pada kemenangan Indonesia atas tim kuat Filipina.

Karir pertamanya bersama Timnas Bola basket putra langsung membuahkan hasil bahkan sejarah tahun ini.

Emas pertama yang dipersembahkan timnas basket putra untuk Indonesia sejak pertama kali berpartisipasi dalam SEA Games 1977.

Sebelumnya Indonesia hanya meraih perak pada SEA Games 2001, 2007, 2015, dan 2017.

"Ini sangat luar biasa. Indonesia harus bangga dengan tim ini karena kita bertanding dalam enam laga berturut-turut selama satu minggu. Itu cukup sulit. Ini suatu kebangaan, kami bekerja keras untuk ini meraih emas. Seperti yang saya katakan, Indonesia harus bangga dengan timnas basket putra," ujar Bolden dalam keterangan resminya, Rabu (25/5/2022). 

Dipartai terakhir melawan Filipina, Minggu (22/5/2022), Bolden sukses menampilkan permainan terbaiknya, meski sedang mengalami cedera. Dia memberikan kontribusi dengan mencetak 18 poin, 10 rebound, dan 3 assists sekaligus membawa Indonesia menang atas Filipina 85-81

"Setelah bermain 6 pertandingan berturut, kami berhasil mengalahkan Filipina di laga terakhir. Itu bukanlah hal yang mudah sama sekali," tambahnya. 

Pebasket kelahiran Dallas, Amerika Serikat 17 April 1998 mengaku sangat bersemangat untuk terus memberikan prestasi terbaik buat skuad Merah Putih diberbagai kejuaraan Internasional.

Dia mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk mendukung penuh Indonesia di Piala FIBA Asia yang akan bergulir bulan depan. 

"Saya sangat bersemangat untuk mewakili negara seperti Indonesia. Jelas ini adalah pertandingan pertama saya, kesempatan pertama untuk memakai baju merah putih dan saya senang membawa emas dan pekerjaan selesai. Kami sudah kembali tetapi sebetulnya pekerjaan belum selesai," pungkasnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar