Prestasi SEA Games Jadi Kado untuk Presiden

CdM Indonesia SEA Games Hanoi Ferry Kono (baju merah, kanan) menjelaskan perjuangan para atlet Indonesia dalam mengoleksi kepingan emas, perak, dan perunggu di SEA Games Hanoi, di depan Menpora Zainudin Amali (jaket putih, kiri) beserta awak media.(Foto: RRI/Danang Sundoro)

KBRN, Hanoi: Kontingen Indonesia akhirnya mampu memenuhi ‘kado’ teristimewa, yakni harapan Presiden Joko Widodo, dengan meraih posisi tiga besar SEA Games ke-31 di Hanoi, Vietnam. Indonesia mengoleksi 69 emas, 91 perak, dan 81 perunggu, dengan total 242 medali di peringkat ketiga, menjelang penutupan SEA Games, di Hanoi, malam nanti, Senin (23/5/2022).Tuan rumah Vietnam tampil sebagai juara umum SEA Games ke-31 dengan mengemas 206 medali emas, 123 perak, dan 111 perunggu, dengan total 439 medali. Posisi kedua diikuti Thailand dengan 92 emas, 101 perak, 134 perunggu, total 326 medali.

CdM Indonesia SEA Games Vietnam, Ferry Kono menjelaskan betapa sulitnya perjuangan para atlet Merah Putih, karena mereka baru mampu meraih emas di 10 Mei, padahal pertandingan sendiri sudah dimulai sejak 3 Mei, ditambah lagi dengan dibayang-bayangi negara tuan rumah.

“Kita itu baru mulai dapat medali tanggal 10 Mei, tanggal 8, 9 Mei belum ada. Terus terang saya tanyakan kepada tim 'mana ini medalinya? Gak nongol-nongol?' Karena di beberapa nomor, kita selalu bertemu Vietnam, jadi kalau drawingnnya ketemu Vietnam, hilanglah semua harapan, “ kata Ferry Kono seraya tersenyum, dalam pemaparan di hadapan media di Hanoi, Minggu (22/5/2022) malam.

“Nah, dari mulai tanggal 10 Mei, kita dapat empat emas. Besoknya lagi empat, enam akhirnya. Di tanggal 18 Mei kita mendapatkan sembilan (emas), di situlah rasa percaya diri kita mulai ada. Dari mulai tanggal itu tercatat yang tertinggi, kita sempat turun lagi, naik lagi (jumlah kepingan medalinya), karena beberapa nomor pertandingan, lagi-lagi diambil tuan rumah, “ kata Fery Kono bercerita.

“Stres itu terjadi saat olahraga akuatik dimulai, 10 lapangan. Kita bagi, untuk mondar- mandir bagi tim jagain medali. Sementara, tim Singapura nongkrong saja di akuatik, (hasilnya) tiap 10 menit nyanyi lagu (kebangsaan) Singapura terus, sampe hafal kita ini, “ kata Ferry sambil tersenyum yang disambut tawa para awak media.

Inilah catatan prestasi terbaik kontingen Indonesia, dalam memenuhi harapan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang ingin memperbaiki peringkat dari Manila 2019 di posisi keempat menjadi posisi ketiga di SEA Games Hanoi, Vietnam.

Prestasi di Hanoi, Vietnam, menjadi catatan bagi Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali di tengah rasa syukur dan bangga atas perjuangan para atlet di seluruh cabang olahraga, termasuk ofisial tim beserta Duta Besar Indonesia untuk Vietnam, tim CdM, tim review, NOC Indonesia, dan jajaran KONI Pusat.

Sukses SEA Games 2021 di masa pandemi, tidak lepas dari kerja sama, sekaligus membuktikan lahirnya Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) sudah berjalan di trek yang benar.

"Dibandingkan SEA Games Filipina sebelumnya, dari sisi jumlah keberangkatan atlet sudah berbeda. Kalau di Filipina sekitar 800 lebih atlet, SEA Games 2021 Vietnam kali ini, hampir separuh lebih sedikit atlet yang berangkat, tapi alhamdulillah medali yang kita raih sudah memenuhi harapan dan kita berhasil masuk tiga besar," ujar Menpora Zainudin Amali, saat silaturahim bersama awak media di Hotel Intercontinental, Hanoi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar