Harapan Presiden Terwujud, Selanjutnya Lima Besar Olimpiade

Menpora Zainudin Amali saat bersama kontingen Indonesia di Hanoi, Vietnam. (Foto: Danang Sundoro/RRI)

KBRN, Hanoi: Perjuangan Kontingen  Indonesia selama kurang lebih dua pekan lamannya, akhirnya membuahkan hasil manis dengan menempatkan diri diposisi tiga besar dalam klasemen perolehan medali Sea Games ke-31, sejak 12 hingga 24 Mei 2022 di Vietnam.

BACA JUGA : Harapan Presiden Tiga Besar Segera Terjawab

Catatan prestasi ini membuat kontingen Indonesia, mampu memenuhi harapan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang menginginkan perbaiki peringkat dari Manila 2019 diposisi keempat menjadi ketiga di Sea Games Hanoi, Vietnam.

Indonesia berhasil meraih posisi ketiga perolehan medali dengan 69 emas, 92 perak, dan 81 perunggu, total 242 medali. 

BACA JUGA : Indonesia Berpeluang Finish Tiga Besar SEA Games

Prestasi di Hanoi, Vietnam menjadi catatan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali ditengah rasa bersyukur dan bangga atas perjuangan para atlet diseluruh cabang olahragannya, termasuk official tim beserta Duta Besar Indonesia untuk Vietnam, tim CdM, tim review, NOC Indonesia dan jajaran KONI Pusat.

Sukses Sea Games 2021 ditengah pandemi, tak lepas kerja bersama, sekaligus pembuktian lahirnya Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) sudah berjalan di trek yang benar.

"Dibandingkan SEA Games Filipina sebelumnya, dari sisi jumlah keberangkatan atlet sudah berbeda. Kalau di Filipina sekitar 800 lebih atlet, SEA Games 2021 Vietnam kali ini, hampir separuh lebih sedikit atlet yang berangkat, tapi alhamdulilah medali yang kita raih sudah memenuhi harapan dan kita berhasil masuk tiga besar," ujar Menpora Zainudin Amali, saat silatuhim bersama awak media di Hotel Intercontinental, Minggu(22/5/2022) malam.

Dalam kesempatan ini, tuan rumah Vietnam tampil sebagai juara umum dengan 206 medali emas, 123 perak dan 111 perunggu, total 439 medali. Diikuti, posisi kedua Thailand dengan 92 emas, 101 perak, 134 perunggu, total 326 medali.

Pencapaian tiga besar di multiivent olahraga dua tahunan tingkat Asia Tenggara ini melalui program DBON akan terus dipertahankan dan evaluasi kedepannya. Cara dan system yang sangat selektif ini, akan kembali dipergunakan saat memberangkatkan para atlet Indonesia menuju gelaran single ivent maupun multiivent internasional disepanjang 2023, semisal Sea Games kamboja dan Asian Games, termasuk ke level dunia, Olimpiade.

"Karena tantangan kita ke depan jauh lebih berat. Target utama kita adalah Olimpiade, untuk menuju ke sana kita harus mulai dari sekarang perubahan paradigma olahraga Indonesia," ujar Politisi Golkar tersebut dihadapan RRI di Hanoi.

Menpora Amali yakin, jika perubahan paradigma baru olahraga konsisten dijalankan dengan baik. Maka target Olimpiade 2044 menuju Indonesia Emas tahun 2045, Indonesia akan masuk 5 besar dunia. 

"Saya yakin kita bisa menembus 5 besar dunia, jika kita konsisten dengan perubahan paradigma baru olahraga," optimis Menpora Amali.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar