Voli Pantai Putra Raih Emas SEA Games

Tim beregu voli pantai putra Mohammad Ashfiya/Ade Chandra Rachmawan dan Rendy Verdian Licardo/Gilang Ramadhan saat menerima medali emas SEA Games XXXI, Hanoi, Vietnam 2021 usai mengalahkan tim beregu Thailand di Tuan Chau Beach, Quang Ninh, Vietnam, Jumat (20/5/2022). (Foto/Istimewa/PBVSI) 

KBRN, Jakarta: Tim bola voli pantai putra Indonesia mengalahkan Thailand 2-0 sekaligus mempertahankan medali emas di SEA Games XXXI, Hanoi, Vietnam 2021 (Tahun 2022), dalam laga yang berlangsung di Tuan Chau Beach, Quang Ninh, Vietnam, Jumat (20/5/2022).

Indonesia menurunkan Mohammad Ashfiya/Ade Chandra Rachmawan dan Rendy Verdian Licardo/Gilang Ramadhan yang secara keseluruhan mengumpulkan poin 240.

"Thailand tidak boleh dikasih angin, karena kalau dikasih angin, performa mereka naik. Bahaya buat kita,” ujar Pelatih voli pantai putra Andy Ardiansyah usai pertandingan.

Thailand menurunkan atlet andalannya Surin Jongklang/Banlue Nakprakong dan Pithak Tipjan/Poravid Taovato.

Pasangan Indonesia Chandra/Ashfiya menang atas Surin Jongklang/Banlue Nakprakong dengan skor 2-0 (21-13, 21-18).

BACA JUGA: ESport SEA Games: Indonesia Tambah Satu Perak

Sementara Gilang/Rendy mengalahkan Pithak Tipjan/Poravid Taovato juga dengan skor 2-0 (21-17, 21-15). 

Hasil ini menempatkan Thailand sebagai peraih medali perak dengan total poin 216, dan Filipina meraih perunggu dengan 192 poin.

Ardiansyah mengaku kemenangan atas Thailand karena para pemain sudah mengetahui kelemahan lawan.

Ia sangat mensyukuri kemenangan ini mengingat persiapan minim dan kondisi pemain yang tidak fit.

"Latihan hanya dua bulan, itu pun terputus karena puasa dan Lebaran. Untung tidak ada yang cedera. Berat bagi pelatih dan juga pemain latihan hanya dua bulan sebelum ke SEA Games,” katanya

Suksesnya tim putra tidak diikuti  tim bola voli pantai putri Indonesia.

Wakil Indonesia Putu Dini Jasita Utami/Dhita Juliana dan Nur Atika Sari/Sari Hartati hanya mampu menyumbang medali perak setelah dikalahkan Thailand dengan skor keseluruhan 2-0.

Pada laga terakhir, Putu/Dhita harus mengakui kehebatan Worapeerachayakorn K/Taraadee N dengan skor 0-2 (18-21, 18-21).

Sedangkan Nur Atika/Sari Hartati kalah dari Varapatsorn Radarong/Tanaratta Udomchavee juga dengan skor 0-2 (8-21, 16-21).

Dengan hasil ini, Thailand berhak atas emas, sedangkan perunggu diraih Filipina.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar