Persiapan Singkat, Nurul Bersyukur Raih Perak SEA-Games

Nurul Fajar Fitriati (ketiga dari kiri) bersama tim official Indonesia berpose upacara penghormatan pemenang di Aquatic Sports Palace, Hanoi, Vietnam, Senin (16/5/2022) malam. Nurul meraih medali perak pada nomor 200 m gaya punggung dengan catatan waktu 2:19.79. (Foto : Rian Apridhani/RRI).

KBRN, Hanoi: Cabang olahraga renang menyumbangkan satu perak dan satu perunggu pada tujuh nomor final aquatic berlangsung di Aquatiq Sport Palace, Hanoi, Vietnam. 

Medali perak disumbangkan Nurul Fajar Fitriati dari nomor 200 meter gaya punggung setelah finish kedua dengan waktu 2:19.79 detik.

“Ga nyangka juga, saya awalnya ditarget dapat emas tapi karena persiapan baru dua bulan gabung latihan Pelatnas catatan waktu segitu sudah lumayan,” ujar Nurul bersyukur gembira saat ditemui usai upacara pengalungan medali, Senin (16/5/2022) malam waktu Hanoi.

Nurul kalah dari Isleta Chloe Kennedy Anne asal Filipina dengan catatan 02:18.60 detik dan peringkat tiga milik Millar Mia asal Thailand 02:19.90 detik.

Nurul mengakui, persiapan untuk SEA Games kali ini terbilang sangat singkat.

Namun, kondisi serupa bukan hal pertama kali dihadapi.

Pada PON Papua, Nurul pun hanya punya waktu tiga bulan untuk pemusatan latihan jelang pertandingan.

“Waktu PON Papua saya hanya punya waktu tiga bulan untuk TC dan catatan waktunya sama dengan hasil yang saya miliki sekarang,” tandasnya.

Perjalanan Nurul meraih medali pada SEA Games kali ini terbilang tidak mudah.

Ketua Harian PB PRSI Harlin Raharjo mengungkapkan,  beberapa persoalan harus dilalui Nurul hingga dapat meraih medali perak.

“Dia sempat harus absen Pelatnas karena harus menjalani pendidikan militer dan harus melewati masa kehilangan orang tua, tapi fighting spriritnya luar biasa,” terang Harlin.

Nurul yang saat ini tercatat aktif sebagai anggota TNI mengaku masih memiliki ambisi untuk mencetak prestasi lebih tinggi.

Sepulang dari Hanoi, Nurul berharap bergabung di Pelatnas guna meraih medali di ASIAN Games Ghuangzou.

Sementara itu, peluang medali Indonesia di kolam renang masih terbuka.

Hari ini, enam perenang terbaik merah putih berpeluang meraih medali dari lima nomor final yang akan berlangsung petang hingga malam nanti.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar