Atlet Dayung Raih 8 Emas, Basuki Janjikan Bonus Rumah

Ketua Umum PB PODSI Basuki Hadimuljono saat memperoleh kesempatan mengalungkan medali emas SEA Games kepada para atlet dayung Indonesia. Ia bangga cabang dayung memperoleh banyak medali emas. (Foto: Noc Indonesia 2022) basuki.jpg

KBRN, Hanoi  :  Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Olahraga Dayung Seluruh (PB PODSI) Basuki Hadimuljono memberikan apresiasi tinggi kepada atlet dayung  yang mempersembahkan 8 medali emas dan 6 perak rowing SEA Games 31 Hanoi, Vietnam.

Bahkan ia menjanjikan hadiah rumah kepada para atlet yang masih berlaga di arena SEA Games 2021.

Pada final terakhir Sabtu (14/5/2022)  tim dayung Indonesia menyumbang tambahan empat medali emas dibagian putra.

Yakni Ferdiansyah/Denri Maulidzar Alghiffari (Rowing-Men’s Pair), Ihram (Rowing-Men’s Lightweight Single Sculls), Jefri Ardianto Suwarno/Rio Riski Darmawan (Rowing-Men’s Lightweight Pair), dan Memo/Edwini Ginanjar/Rifqi Harits Taufiqurrahman/Sulpianto (Rowing-Men’s Quadruple Sculls). 

Hasil ini melengkapi raihan empat medali emas sebelumnya dibagian putra pada sesi final hari pertama.

Namun tim putri tak mampu menyumbangkan satu pun emas karena mereka selalu kalah jauh di belakang tuan rumah selama babak final dan harus puas dengan enam perak.

Vietnam menyapu bersih delapan medali emas putri SEA Games.

Pada final hari ini dua sumbangan medali perak diantaranya diraih Melani Putri & Mutiara Rahma Putri (Women’s Lightweight Double Sculls).

“Disisi lain ada yang menggembirakan karena pada rowing putra, Indonesia mampu mendominasi dengan mendapat 8 medali emas, sedangkan dibagian putri tim dayung Indonesia belum bisa mengatasi kekuatan Vietnam,”ungkap Basuki Hadimuljono yang juga Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Ia dijumpai wartawan setelah menonton pertandingan renang di My Dinh Water Sports Palace, Hanoi, Vietnam.

Menurutnya, untuk putri akan segera dilakukan evaluasi, namun jangan ada mental drop selalu berpikiran tidak bisa mengalahkan para pedayung Vietnam di arena SEA Games.

PODSI terbilang berhasil dalam mencapai target medali mengingat ada konsistensi dalam berlatih setelah tim nasional ditempatkan di Jatiluhur dan Pengalengan untuk menjalani pemusatan latihan nasional (pelatnas), selain beruji coba ke Bulgaria dan Belanda serta mengikuti turnamen tingkat Asia dan dunia.

"Ke depan, Indonesia sudah ditawari Presiden Asian Kano untuk menjadi penyelenggara kejuaraan Asia pada Desember 2022. Keputusannya diminta sebelum 23 Mei 2022, yes or no,” kata kata Basuki.

Bonus Rumah

Dalam kesempatan tersebut Basuki Hadimuljono juga menambahkan, atlet peraih medali SEA Games Vietnam 2021 bakal mendapatkan hadiah rumah.

Basuki mengaku mendapatkan arahan dari Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy untuk memberikan bonus kepada atlet berprestasi.

“Pada Asian Games lalu, semua atlet, tidak hanya yang meraih emas dibikinkan rumah, mungkin (kini) ada tambahan yang belum punya rumah. Yang belum dapat rumah akan saya bikinkan karena ini team work,” imbuh Basuki.

Cabang olahraga dayung akan berlanjut ke disiplin nomor kano/kayak yang akan memulai pertandingan pada 17-21 Mei 2022, Basuki Hadimuljono melihat, Indonesia berpeluang menambah 7 sampai 8 medali emas.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar