Widodo Anggap Wasit Kurang Fair

Pelatih Persita Tangerang, Widodo Cahyono Putro. (Foto/Istimewa/Persita)

KBRN, Jakarta: Pelatih Persita Tangerang Widodo C Putra berkomentar keras soal kinerja wasit di putaran kedua BRI Liga 1 2021/2022.

Mantan pemain Timas Indonesia itu menilai wasit kurang fair dalam menjalankan tugasnya di lapangan saat Persita berhadapan dengan Bali United, Senin (17/1/2022) lalu.

"Sebetulnya pertandingan cukup seru, cukup bagus, tapi memang sangat disayangkan. Bukan hal kalah atau menang. Tapi saya melihat kurang fair, ya. Tadi 1.000 persen Kasim Botan itu penalti, tapi ternyata tidak dikasih. Ya, saya hanya mengomentari itu. Setelah kejadian itu, pemain sedikit down mentalnya,” ujar Widodo C Putro dikutip RRI.co.id dari laman resmi Persita, Selasa (18/1/2022).

Pelatih yang dikenal dengan tendangan saltonya itu berharap ke depannya ada perbaikan kinerja dari para pengadil karena hal serupa sudah berulang kali terjadi, tidak hanya pada Persita tapi juga banyak klub lain.

“Tapi ini pelajaran buat kita. Inilah sepak bola kita. Tapi tidak pernah dihargai sepertinya kerja keras pemain. Junjunglah semangat hati mereka untuk fair play. Jadi saya harapkan ke depannya pengadil akan lebih bagus lagi. Karena sepak bola kita sedang menjadi sorotan masyarakat juga. Bagaimana sepak bola kita ini sudah terpuruk,” harapnya

Akibat kepemimpinan wasit yang kurang baik, Widodo pun menjadi korban karena  diganjar kartu kuning lantaran dianggap protes berlebihan oleh wasit.

“Kenapa saya kartu kuning, saya melihat Kasim Botan kesakitan di dalam lapangan tapi wasit pengawas Thoriq menyuruh wasit tetap suruh jalan terus. Saya protes di situ. Di mana mata hati mereka. Ada pemain cedera, sakit tapi disuruh main terus. Padahal ada kesempatan itu untuk bola berhenti. Tapi apapun itu keputusan sudah di wasit, wasit berhak, tapi ya nanti ke depannya tolonglah lebih bagus lagi lah. Karena sudah beberapa kali menjadi sorotan referee kita. Supaya berbenah dan kembali ke jalur yang mungkin lebih bagus lagi,” sesalnya

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar