Pelatih dan Pemain Persija Kecewa, Kok Bisa?

Pemain Persija Jakarta Braif Fatary mendapat pengawalan dari pemain Borneo FC Leo Guntara di pekan ke-14 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Moch. Soebroto, Magelang, Senin (29/11/2021). (Foto/Istimewa/LIB)

KBRN, Jakarta: Kesedihan dirasakan pemain, pelatih dan seluruh official Persija Jakarta saat ini. Kebahagiaan Hut ke-93 skuad Macan Kemayoran harus terhenti setelah mengalami kekalahan di pekan ke-14 BRI Liga 1 2021/2022.

Kekalahan menyakitkan itu didapat di Stadion Moch. Soebroto, Magelang, Senin (29/11/2021), setelah takluk dengan skor 1-2 dari Borneo FC.

“Saya sangat meminta maaf atas hasil ini. Kami mau menang dan merayakan ulang tahun dengan cara yang benar. Tapi hasil setelah kami keluar lapangan justru kecewa,” ujar Pelatih Persija, Angelo Alessio kecewa seperti yang dikutip RRI.co.id dari laman LIB, Selasa (30/11/2021)

Persija sebenarnya mampu unggul lebih dulu melalui sundulan Marko Simic pada menit ke-20. Tapi, Borneo FC berhasil mencetak dua gol setelahnya lewat penalti Fransisco Torres (49’) dan sepakan kaki kiri Wawan Febrianto (90’+2).

“Saya benar-benar meminta maaf atas kekalahan tersebut. Setiap pemain di sini kecewa dengan hasil ini. Saya pikir setiap pemain di sini telah memberikan kemampuan dan energinya 100 persen, namun kami masih belum menang,” jelasnya.

Kesedihan yang sama juga dirasakan Bek kanan Macan Kemayoran, Marco Motta. Mantan pemain Liga Italia Juventus itu mengaku sedih dan marah karena kegagalan tersebut.

"Tentu saja kami sedih, kami marah, kami kecewa. Kami ingin memberikan kado untuk kita semua, untuk penggemar yang mencintai Persija," sesalnya

Kesedihan bahkan kemarahan menurut Motta harus dilampiaskan pada laga berikut menghadapi Persikabo 1973 di Stadion Sultan Agung, Jumat (3/12/2021). Persija yang  kini berada di posisi ke-10 dalam klasemen sementara BRI Liga 1 2021/2022 dengan 18 poin bertekad meraih poin penuh untuk mengamakan posisinya.

"Namun, seperti yang saya katakan. Ini sepak bola, yang sudah terjadi tidak bisa diubah. Kami harus bertarung untuk pertandingan selanjutnya. Kami menatap pertandingan lain melawan Persikabo dan kami harus mengubah kemarahan itu menjadi energi untuk menang di lapangan pada laga selanjutnya," tegas bek Persija Jakarta asal Italia itu.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar