TNI Angkatan Darat Gelar Catur Internasional

KBRN, Jakarta TNI Angkatan Darat bekerjasama dengan Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi) menggelar Kejuaraan Catur Internasional Piala KASAD Tahun 2021.

Pertandingan itu mempertemukan para grand master dan master internasional yang berlangsung di Markas TNI AD Jakarta, Minggu (28/11/2021).

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman saat membuka kejuaraan mengungkapkan, tujuan dari dilaksanakannya turnamen tersebut adalah untuk memasyarakatkan olahraga dengan keterlibatan TNI Angkatan Darat.

"Catur ini di sini kita berolah bagaimana mengatur strategi dan untuk memenangkan satu pertandingan. Yang lebih penting lagi justru awal menjabat ini saya ingin seluruh masyarakat Indonesia dengan keterlibatan TNI Angkatan Darat dapat memasyarakatkan olahraga, bukan hanya catur saja, tapi seluruh pertandingan dan permainan," ujar Dudung.

Dengan memasyarakatkan olahraga, Dudung berharap dapat generasi-generasi muda dapat terolah daya juang dan semangat berolahraga.

Lebih dari itu, lewat aktivitas positif tersebut, diharapkan pula jiwa nasionalisme untuk cinta kepada bangsa dan negara.

"Generasi-generasi muda terolah bagaimana daya juang, semangat berolahraga sehingga waktuwaktunya terisi dengan aktivitas yang sangat positif dan generasi-generasi ke depan adalah generasi-generasi petarung, generasi jagoan dan pemberani," tambah Kasad  Dudung Abdurachman.

Ungkapan serupa  juga disampaikan Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi),GM  Utut Adianto, bahwa turnamen tersebut diharap dapat mengembalikan kejayaan dunia catur pada tahun 1990-an, sekaligus merawat kebangsaan dan NKRI.

Dalam pembukaan kejuaraan tersebut hadir pula Pembina Olahraga Catur Indonesia, Bambang Soesatyo.

Bamsoet---sapaan Bambang Soesatyo mengatakan, turnamen tersebut adalah manifestasi nyata kepedulian TNI AD terhadap kemajuan dan perkembangan cabang olahraga catur di Tanah Air.

"Kegiatan ini tentu saja harus dimanfaatkan sebagai ajang penjaringan dan pembinaan atlet catur nasional," ujar Bamsoet.

Untuk itu, dia juga mengapresiasi PB Percasi yang telah melahirkan atlet-atlet berkualitas, baik tingkat nasional maupun internasional.

"Dengan hadirnya atlet-atlet kelas dunia pada turnamen catur yang diselenggarakan pada hari tentunya sangat bernilai kompetitif. Ajang seperti penting dan harus diselenggarakan untuk pembinaan performa dan perkembangan nasional," kata Bamsoet.

Kejuaraan Catur Internasional Piala KASAD Tahun 2021 diikuti oleh 182 pecatur, 24 pemain di antaranya bermain di kelas internasional.

Itu terdiri dari tiga Grand Master Putra, lima Master Internasional Putri, dan 16 Master Internasional Putra.

Selain itu, sebanyak 158 pecatur bertanding di kelas pendamping yang terdiri dari 26 orang di kelompok nasional, 40 orang di kelompok PATI TNI, 50 orang kelompok non master dan 42 orang kelompok junior.

Turnamen Catur Piala KASAD sendiri menggunakan Sistem Swis tujuh babak, dan dijadwalkan selesai pada pukul 21.00 WIB.

Total hadiah perlombaan itu senilai Rp500 juta.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar