Mengenal 'Freediving', Menyelam Tanpa Bantuan Alat Pernapasan

freediving

KBRN, Samarinda: Salah satu cara terbaik untuk membebaskan diri dan menghabiskan lebih banyak waktu menikmati keindahan dan keheningan laut adalah dengan cara freediving. Sebagian masyarakat mungkin belum mengenal olahraga air yang satu ini. 

Dikutip dari The Association Internationale pour le Développement de l'Apnée (AIDA International), freediving adalah menyelam bebas tanpa alat bantu pernapasan di bawah air.

Freediving muncul berabad-abad yang lalu sebagai salah satu kebutuhan untuk menyelam. Di masa sekarang, freediving diakui sebagai olahraga, hobi, dan bahkan dijadikan sebagai filosofi hidup yang khusus oleh sebagian orang.

Olahraga ini memiliki kisah sejarahnya tersendiri. Menurut sejarahnya bahwa di Yunani kuno, prajurit menyelam dengan menahan napas tanpa peralatan selam untuk melakukan sabotase pada kapal musuh. Di Jepang, ada juga penyelam yang menyelam bebas untuk berburu mutiara.

Dikutip dari Freedive Indonesia, ada 3 tipe freediving yaitu:

Amatir (rekreasi)

Tipe amatir menggunakan teknik freediving untuk fungsi rekreasi. Biasanya, yang termasuk tipe ini adalah mereka yang hanya ingin melihat dunia bawah laut dan keindahannya.

Olahraga

Freediving masuk ke tipe olahraga jika tujuannya adalah mengambil pelatihan untuk mencapai rekor baru. Tipe olahraga ini juga biasanya dilakukan oleh mereka yang akan berpartisipasi dalam kompetisi. Penyelam bebas olahragawan terus-menerus berlatih, lulus standar, dan menerima kualifikasi.

Komersial

Jenis freediving ini dilakukan oleh seseorang untuk menerima penghasilan atau manfaat lainnya. Misalnya instruktur freediving, pemandu untuk penyelam lain, dan lain-lain.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00