Jadi Ajang Judi, 2 Laga Wimbledon Diusut

KBRN, Jakarta: Badan Integritas Tenis Internasional (ITIA) sedang menyelidiki dua pertandingan Wimbledon 2021. Pasalnya, laga tersebut diduga dijadikan ajang perjudian oleh bandar judi.

ITIA mendapatkan sejumlah laporan dari beberapa industri taruhan bahwa telah terjadi beberapa keanehan dalam pola taruhan yang terjadi di kejuaraan WImbeldon 2021. ITIA juga mengatakan akan menyelidiki dua laga yang dinilai telah diatur olrh bandar judi itu.

"Dua peringatan diberikan kepada kami selama Kejuaraan itu dari industri taruhan yang menunjukkan kemungkinan pola taruhan tidak bisa," kata juru bicara ITIA dilansir dari Reuters, Jumat (16/7/2021).

"Kami tidak bisa mengungkapkan lebih jauh karena saat ini kedua laga itu sedang diselidiki."

"Setiap peringatan yang dilaporkan ke kami akan direkam, dinilai dan ditindaklanjuti sebagai indikator bahwa hal yang tak pantas mungkin telah terjadi".

"Penting untuk dicatat bahwa peringatan itu sendiri bukanlah bukti adanya pengaturan hasil pertandingan. Jika analisis peringatan pertandingan menunjukkan ada aktivitas korupsi, ITIA melakukan penyelidikan penuh dan rahasia," tambah ITIA.

ITIA didirikan Januari lalu oleh badan-badan pengelola tenis (ATP, WTA, ITF dan Dewan Grand Slam) sebagai badan yang sepenuhnya independen demi menjaga integritas tenis profesional di seluruh dunia.

Badan ini sebelumnya dikenal sebagai Unit Integritas Tenis (TIU) yang menyelidiki korupsi dan pengaturan hasil pertandingan.

All England Lawn Tennis & Croquet Club (AELTC) mengatakan "integritas olahraga" ini adalah yang paling penting dalam Wimbledon.

"Kami terus berinvestasi dalam langkah-langkah tambahan guna mendukung operasi integritas di lapangan selama Kejuaraan itu," sambung AELTC seperti dikutip Reuters.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00