Pendukung Skotlandia Berulah Menjelang Pertandingan Kontra Inggris

Pendukung Timnas Sepak Bola Skotlandia berkumpul di Taman Hyde, London, Inggris. (Dok.Ist/MetroUK)

KBRN, Jakarta: Menjelang pertandingan Inggris kontra Skotlandia, banyak pendukung The Tartan Army—julukan pendukung Tim Nasional Sepak Bola Skotlandia, berulah.

Bahkan, ada dari mereka ditangkap polisi karena bugil di taman, setibanya di Kota London, Inggris.

Laga tersebut akan berlangsung di Stadion Wembley, London, Inggris, Sabtu (19/6/2021) pukul 02.00 WIB.

Setibanya di London, sebagian besar pendukung Skotlandia berkumpul di Hyde Park.

Ada salah satu dari mereka dari kerumunan itu, tidak mengenakan baju alias bugil.

Polisi London langsung bertindak, dan pendukung Timnas Skotlandia tersebut ditangkap karena mengganggu ketertiban seperti dilansir The Sun, Jumat (18/6/2021).

Pihak penyelenggara menyediakan sebanyak 21.500 ribu tiket untuk Inggris melawan Skotlandia.

Sedangkan alokasi tiket untuk tim tamu disediakan tiga ribu.

Saat ini, sebanyak enam ribu-20 ribu pendukung Inggris juga telah datang ke London untuk menyaksikan langsung laga lanjutan kualifikasi Grup D Euro 2020.

Tiket kereta dari Glasgow dan Edinburgh ke London ludes terjual.

Antuiasme tinggi dari pendukung Skotlandia ini disebabkan keyakinan besar Scott McTominay akan mampu menjinakkan The Three Lions.

"Nasionalisme sangat penting. Masalah kebanggaan. John McGinn akan mencetak gol, dia lebih baik dari pada Zidane," kata Archie Gardiner, pendukung Skotlandia diwawancara The Sun.

Inggris, sementara mengantongi tiga poin usai meraih kemenangan atas laga kontra Kroasia, dengan skor 0-1.

Pelatih Skotlandia Steve Clarke mengakui, bahwa mereka memerlukan minimal satu poin dari pertandingan kontra Inggris demi mempertahankan harapan mereka lolos ke babak sistem gugur.

Sebab, Skotlandia telah mengalami kekalahan telak 0-2 dari Ceko dalam laga pembuka Euro 2020.

"Jelas, kami harus mendapatkan sesuatu dari pertandingan ini dan itulah satu-satunya fokus. Bisakah kami mendapatkan empat poin (menang kontra Kroasia di matchday terakhir, red)? Tentu saja. Mengapa tidak?" kata Clarke seperti dilansir dari laman resmi UEFA, Jumat (18/6/2021).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00