Ezra Walian Girang Bisa Kembali Perkuat Timnas Indonesia

administrasinya di FIFA rampung, Ezra Walian diizinkan kembali perkuat Timnas Indonesia. (Foto: skor.id)

KBRN, Jakarta: Penantian panjang Ezra Walian memperoleh izin membela Timnas Indonesia usai sudah. Ezra Walian mengaku sangat bahagia proses panjang administrasinya di FIFA rampung. 

Ezra Walian memang sudah dinaturalisasi sejak 2017. Namun, Ezra dilarang FIFA membela Timnas Indonesia pada event internasional karena saat itu namanya masih tercantum di KNVB.

"Hari ini adalah hari yang baik! FIFA sudah memberikan lampu hijau, asosiasi saya sudah berubah dan akhirnya boleh tampil untuk negara saya lagi," kata Ezra Walian di akun Instagram-nya, Senin (14/6/2021). 

Ezra mengaku sudah tidak sabar untuk membela Timnas Indonesia. Tak lupa, pemain berusia 23 tahun itu mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang membantu perampungkan proses administrasinya di FIFA.

"Mari kita lanjutkan kerja keras dan melakukan hal yang saya paling cintai, bermain bola dan kita akan lihat apa yang akan terjadi di masa depan! Terima kasih kepada PSSI dan Persib Bandung. Terima kasih banyak juga buat semua suporter atas dukungannya," tegas Ezra Walian.

Ezra Walian menjadi opsi tambahan amunisi di lini depan Timnas Indonesia. Menarik untuk menyaksikan kiprah Ezra Walian bersama Timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong.

Ezra Walian lahir dari pasangan beda negara yakni sang ayah Glenn Walian seorang warga negara Indonesia dan ibu, Linda Bosch, yang merupakan warga Belanda. Ezra lahir di Amsterdam pada 22 Oktober 1997.

Ezra Walian menghabiskan masa kecilnya di Belanda. Di Negeri Kincir Angin itu Ezra mengenal sepak bola dan membina kemampuan bersama akademi Haarlem, AZ Alkmaar, hingga Ajax.

Penampilan apik tersebut membuat Ezra berhasil dipanggil Timnas Belanda kelompok umur. Ezra tercatat pernah membela Timnas Belanda U-15, U-16, dan U-17.

Tak disangka, hal itulah yang menjadi masalah pada masa depan ketika Ezra memutuskan berubah status warga negara menjadi Indonesia. Pengalaman pernah membela Timnas Belanda, meskipun kelompok umur jadi biang masalah status Ezra.

Pada 2017, Ezra Walian mengucapkan sumpah menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Meskipun di mata aturan hukum Indonesia Ezra sudah sah menjadi WNI, namun tak begitu dalam aturan sepak bola.

Nama Ezra ternyata masih terdaftar sebagai pemain Belanda dalam draft pemain yang dimiliki Asosiasi Sepak Bola Kerajaan Belanda (KNVB). Ketika itu, KNVB tak terlalu mempermasalahkan karena Ezra hanya bermain di SEA Games 2017, turnamen yang tak masuk dalam agenda FIFA.

Namun, situasi berubah ketika Ezra Walian hendak membela Timnas Indonesia U-22 pada laga Kualifikasi Piala AFC U-23 2020. Ezra dilarang bermain oleh AFC yang menerima memorandum dari KNVB terkait status warga negaranya.

Momerandum itu akhirnya membuat Ezra tak bisa lagi bermain untuk Timnas Indonesia. Bahkan, pada 2019 ketika membela PSM Makassar, Ezra juga dilarang bermain karena polemik statusnya tersebut.

KNVB bukannya tidak merestui pergantian kewarganegaraan Ezra Walian. Namun, PSSI diminta untuk jemput bola mengurusnya secara langsung ke FIFA melalui Komite Status Pemain.

Pada 11 Juni 2021, PSSI kembali mempertanyakan status Ezra Walian ke FIFA. Ketika itu PSSI mengirimkan mengirimkan akte kelahiran orang tuanya kepada pihaknya untuk membantu proses alih statusnya di FIFA.

PSSI juga berkirim surat kepada FIFA dan dibalas melalui Head of Players Status FIFA, Erika Momtemor Ferreira. Akhirnya, pada 14 Juni 2021 FIFA merestui Ezra Walian untuk membela Timnas Indonesia.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00