Diskominfotik Nunukan Menyelenggarakan Pelatihan Jurnalistik dan Videography

KBRN, Nunukan: Pelatihan jurnalistik dan videography dilakukan agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sudah mempunyai operator yang dapat menjalankan websitenya untuk memberikan informasi kepada seluruh masyarakat di Nunukan. 

Asisten Administrasi Umum Setda Nunukan Syafarudin, M.Si mengatakan selama ini apabila ada kegiatan maupun keberhasilan dilingkup Pemerintah hanya melalui humas dan Kominfo. Oleh sebab itu dengan adanya pelatihan ini semua perwakilan OPD dapat menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Datangnya arus informasi saat ini  juga sedemikian cepat, hanya dalam hitungan menit atau bahkan detik, satu kejadian di suatu tempat sudah dapat diterima dan disaksikan saat itu juga. Maka tidak heran jika akurasi informasi saat ini sudah menjadi yang kedua. 

"Setiap OPD, itu sudah dimintakan mereka nanti dilatih untuk bisa menulis atau nanti mau buat video. Terutama untuk mempromosikan dan kegiatan Kabupaten Nunukan, " jelasnya, Senin (23/5/2022).

Di setiap OPD ada penanggungjawab nya maka mereka akan mengolah informasi dengan baik, sementara untuk di media sosial langsung membagikan informasi. Sebagai salah satu sumber atau pusat informasi, Pemerintah disemua tingkatan dituntut untuk bisa bersikap transparan kepada masyarakat. 

"Tentunya tidak hanya sekedar saat ini dilatih, mereka sudah bisa tapi mereka mencari dan mengembangkan dirinya. Itu yang kita harapkan mereka bisa jawab, apalagi yang dimasukkan di media sosial, Facebook apa segala karena ada tanggapan orang disana, mereka bisa menjawab secara baik, " katanya.

Pemerintah perlu memiliki Sumber Daya Manusia yang mampu menyajikan informasi, baik berupa data, angka, maupun fakta kepada  masyarakat secara akurat, cepat dan sekaligus memberi manfaat. Jangan sampai karena tidak memiliki SDM yang mumpuni, masyarakat memperoleh informasi yang terkait dengan pemerintah justru dari sumber-sumber yang tidak kredibel, atau bisa jadi informasi yang disajikan ternyata masih kalah cepat dari pihak-pihak lain, sehingga data terasa basi dan hambar. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar