Usai Dilantik, Laura-Hanafiah Kumpulkan ASN

KBRN, Nunukan: Berkaca pada periode pertama kepemimpinannya sebagai Bupati Nunukan periode 2016 – 2021, berbagai persoalan menjadi evaluasi Asmin Laura dalam menjalankan roda pemerintahan di periode kedua bersama pasangan barunya, Hanafiah. Hal itu disampaikan Laura dalam apel gabungan Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Nunukan pada Kamis, (03/06/2021).

Di hadapan ASN, Laura menekankan agar ASN mampu menjaga marwah pemerintahan dengan bersikap bijak saat menghadapi masalah, misalnya keterlambatan pencairan tunjangan tambahan penghasilan yang seringkali dipersoalkan ASN di media sosial.  

“Perlu bapak ibu tau, kalau di keuangan itu pegawai juga, jadi mereka juga butuh, tetapi semuanya butuh proses, ada administrasi yang perlu diselesaikan. Maka dari itu, jika ada masalah apa pun, cukup di internal sajalah, tidak perlu berkoar – koar di luar, apalagi di media sosial. Saya tekankan, mari kita jaga marwah pemerintahan”, ungkapnya.

Selain itu, Laura juga menyentil para pejabat yang dinilai tidak produktif dan tidak dapat menyelesaikan pekerjaan. Laura membeberkan jika ada Organisasi perangkat Daerah (OPD) yang pekerjaannya lebih banyak dikerjakan tenaga honorer, sementara para pejabat hanya bersantai – santai tanpa memikirkan tanggung jawabnya dengan membebankan pekerjaan kepada staf honorer.   

“Mohon maaf, ada juga kepala dinas yang tidur saja, kasi dan kabid yang tanggung jawabnya besar, tetapi malah ditugaskan kepada honorer, makanya saya kadang telpon langsung ke honorernya, kalau saya honorernya lebih aktif, ini ada yang seperti ini dan harus saya sampaikan untuk perbaikan ke depan”, bebernya.

Sementara itu, dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Nunukan, Hanafiah juga menyampaikan bahwa pembangunan di Kabupaten Nunukan tidak saja dilakukan melalui pembangunan fisik, tetapi bagaimana ASN mampu membangun komunikasi dengan masyarakat, sehingga tidak ada sekat antara pemerintah dengan masyarakat. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar