KPU Nunukan Temukan 2.944 Pemilih Baru Melalui Data Pemilih Lanjutan

KBRN, Nunukan: Surat edaran KPU-RI Nomor 132 dilanjutkan dengan Nomor 366 Tentang Data Pemilih Lanjutan telah memerintahkan kepada KPU Kabupaten/Kota bekerja melakukan Pemutahiran Data Pemilih berkelanjutan setiap Bulan yang sebelumnya dilaksanakan setiap pertriwulan.

Terkait Surat Edaran tersebut komisioner KPU Nunukan Divisi Perencanaan Data Dan Informasi Mardi Gunawan yang ditemui RRI Selasa, (11/5/2021). di Sekretariat KPU Nunukan menjelaskan berdasarkan hasil pembukaan Kotak Daftar Pemilih Berkelanjutan jumlahnya sekarang 120.707.

Bertambah dari DPT yang di tetapkan 117.763 data tersebut diperoleh dari Data Hasil Pemilih baru sebanyak 2.944 pemilih yang merupakan Daftar Pemilih Tambahan dari pilkada serentak 2020.

Dalam melakukan proses masukan dan tanggapan KPU Kabupaten Nunukan melakukan dua system pengajuan yakni secara langsung dan secara online.

  1. Secara langsung, boleh ke kantor kpu, pelayanan setiap hari senian sampai hari kamis dari jam 08.00 sampai jam 16.00 wita, kecuali pada hari jumat dari jam 08.00 sampai dengan 15.30 wita selama hari kerja. ( format lampirannya akan diberikan terkait dengan proses tanggapan daftar pemilih).
  1. Secara online melalui Whatssup Data respon KPU Kabupaten Nunukan, pemilih atau warga bisa melakukan pengecekan, terdaftar atau tidak dengan memasukkan dpt nunukan “# nik” dan secara otomatis akan dijawab melalui Whatsup Data Respon Kabupaten Nunukan durasinya kurang dari 3 detik langsung terkirim. 

Mardi menjelaskan,“Kalau dia terdaftar dia tidak perlu melakukan Pendaftaran Pemilih Baru, kalau ternyata nama dicek NIK dan tidak ditemukan maka boleh melakukan Proses Pendaftaran Pemilih Baru dengan format pemilih baru. Kalau sudah tidak memenuhi syarat jadi pemilih (TMS) karna meninggal ini bisa juga dilaporkan warga Kabupaten Nunukan menjadi warga yang responsif sekarang,” Selasa (11/5/2021).

Data diproses sefaktual mungkin kata Mardi, tidak memenuhi syarat (TMS) misalnya pindah, alih status dari warga sipil menjadi TNI atau Polri. Kemudian perubahan Data Pemilih.

“Dia kemarin di DPT 2020 ternyata tidak memakai gelar, tiba-tiba sudah Sarjana dan ingin melakukan perubahan data pemilih juga diperbolehkan,” Paparnya. Selasa (11/5).

Data Pemilih dibuat sevalid mungkin sesuai dengan identitas pemilih, sesuai dengan realitas dan sesuai dengan regulasi.

“Nah ini kita berharap juga ade-ade kita yang masuk genap umur 17 tahun setiap bulan silahkan melapor pada hari itu, KPU akan masukkan sebagai pemilih baru,” Kata Mardi.

Whatsup data respon Kabupaten Unukan 0895 3500 870 10. Brosur di kirim di setiap kantor Luarah ,Desa Dan Camat termasuk seluruh RT dan Dusun, cek format dan tempel.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar