Asmin Laura Berharap Kepada Satgas Pamtas 621/Manuntung Sukses Mengemban Tugas Negara di Perbatasan

KBRN, Nunukan: Bupati Nunukan Asmin Laura  secara resmi menyambut kedatangan Batalyon Infanteri 621/Manuntung di Kabupaten Nunukan, yang akan bertugas selalu Satgas Pengamanan Perbatasan RI-Malaysia di wilayah Kabupaten Nunukan. 

"Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan dan seluruh elemen masyarakat, saya menyampaikan selamat datang kepada komandan Yonif 621/Manuntung beserta seluruh pasukan dengan diiiringi doa dapat sukses mengemban tugas negara yang telah diberikan", ujarnya, Selasa (16/8/2022). 

Sebagai salah satu daerah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, Kabupaten Nunukan yang terdiri atas 21 Kecamatan, beberapa wilayahnya berbatasan langsung dengan tetangga Malaysia, baik dengan negara bagian Sarawak maupun negara bagian Sabah. Tapal batas yang ada juga meliputi batas darat dan laut serta kawasan perairan lainnya yang tentunya bermunculan dinamika kehidupan sosialnya. Dengan dasar itulah, maka penanganan masalah perbatasan, khususnya yang berkenaan dengan pengamanan wilayah teritorial tentunya membutuhkan perhatian yang serius. 

Saat ini Pemerintah Pusat hingga ke daerah terus berupaya untuk melakukan pembangunan infrastruktur guna mencegah ingatkan kesejahteraan masyarakat. Peningkatan infrastruktur di perbatasan tentunya patut di apresiasi, namun demikian tidak boleh lengah karena faktor keamanan dan kedaulatan negara tetap harus di perhatikan, oleh karena itu penguatan personel prajurit pengamanan perbatasan adalah sebuah langkah strategis dalam menjaga kedaulatan negara. 

"Hari ini kita saksikan bersama telah hadir Batalyon Infanteri 621/Manuntung yang akan menggantikan Batalyon Armed 18/Komposit. Hal ini adalah wujud dari salah satu upaya penyegaran bagi personel pengamanan perbatasan, agar tetap solid, tetap teguh, siap serta waspada terhadap adanya ancaman tantangan dan gangguan kedaulatan NKRI di perbatasan", ujarnya. 

Asmin Laura menyampaikan benerapa permasalahan yang berkenaan dengan pengamanan perbatasn, antara lain: 

1. Pengamanan tata batas/patok batas antar negara perlu di jaga sebagai penegakan supremasi hukum dan kedaulatan wilayah NKRI. 

2. Pengamanan lalu lintas keluar masuk orang, terutama Tenaga Kerja Ilegal (TKI) termasuk kemungkinan adanya jaringan terorisme. 

3. Pengamanan lalu lintas keluar masuk barang yang tidak sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku terutama masalah narkoba. 

4. Penanganan masalah ilegal logging, ilegal fishing dan sumberdaya alam lainnya. 

5. Tantangan kondisi geografis yang menghambat terbukanya akses ke wilayah terpencil terutama di Kecamatan Lumbis Ogong, Kecamatan Lumbis Pansiangan dan Kecamatan Lumbis Hulu serta 5 Kecamatan di dataran tinggi Krayan. 

"Kami percaya hal tersebut juga akan dapat mengeratkan hubungan dan silahtuhrahmi TNI dalam hal ini Yonif 621 dengan masyarakat, sehingga kemanunggalan TNI dan rakyat akan terwujud nyata", jelasnya. 

Kepada personel Batalyon Infanteri 621/Manuntung untuk saling bahu membahu, menyatukan gerak dan langkah dalam penanganan permasalahan wilayah perbatasan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing, sehingga terjalin harmoni yang lebih baik diantara semua komponen yang ada di Kabupaten Nunukan dalam rangka memperjuangkan peningkatan kesejahteraan masyarakat. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar