Hasil Pengukuran Ulang Patok Batas Negara Indonesia-Malaysia Belum Ditandatangani

Patok Batas Negara Indonesia-Malaysia di Desa Seberang, Kecamatan Sebatik Utara, Kabupaten Nunukan, Kaltara yang bergeser akibat pengukuran ulang batas negara

KBRN, Nunukan: Hingga saat ini warga di Desa Seberang, Kecamatan Sebatik Utara, Kabupaten Nunukan masih melakukan aktivitas dengan normal meski wilayahnya dinyatakan masuk ke Malaysia setelah pengukuran ulang batas negara antara Indonesia-Malaysia pada tahun 2019 lalu. Camat Sebatik Utara, Muhammad Eko mengungkapkan, warga masih menempati rumah mereka yang masuk ke wilayah Malaysia, begitu juga sebaliknya warga Malaysia masih beraktivitas di wilayah mereka yang masuk ke Indonesia. 

"Karena memang wilayah kita yang masuk ke Malaysia itu adalah area penduduk, maka sampai hari ini rumah tersebut masih ditempati, warga di sebelah juga masih mengelola kebun mereka", ungkap Eko, Jumat, (01/07/2022).

Eko menyebut, sampai saat ini belum ada penandatanganan kesepakatan antara Pemerintah Indonesia dan Malaysia, sehingga warga masih mengacu pada patok yang lama.

"Ya, belum ada penetapan kan, jadinya hasil pengukuran ulang itu hanya ditandai saja untuk sementara, tetapi untuk aktivitas warga masih berpatokan pada patok yang lama", imbuhnya. 

Dari hasil pengukuran ulang batas negara antara Indonesia-Malaysia, sekitar 5 hektar lahan Indonesia bergeser ke Malaysia, sementara lahan Malaysia yang masuk ke Indonesia sekitar 120 hektar.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar