Tak Mampu Menanjak, Mobil Pickup Jalan Mundur Tabrak Parit

KBRN, Nunukan: Mobil Pickup bak terbuka yang memuat pasir bangunan mengalami hilang kendali saat melintasi tanjakan di jalan bukit Antasari Kelurahan Nunukan Tengah Kecamatan Nunukan.

Salah seorang warga jalan Antasari, Muhammad Nasir, mengatakan mobil tersebut kesulitan untuk menanjak, sehingga menyebabkan pickup tersebut berjalan mundur dan menabrak halaman rumahnya, akibatnya teras halaman rumah mengalami kerusakan ringan, sopir mobil tidak mengalami luka serius.

"kejadiannya tadi pagi sekitar pukul 07.00 wita, mobil sudah hampir mencapai puncak bukit antasari, namun tak mampu lagi menanjak, sehingga kehilangan kendali dan mundur dnegan kecepatan yang cukup tinggi, syukur alhamdulilah sopir secara sigap mebelokkan ke kiri menabrak parit depan rumah saya sehingga dapat menghindari pengguna sepeda motor yang tepat berada di belakangnya "Ujar, Muhammad Nasir, pada Kamis (30/06/2022).

Nasir menjelaskan, kejadian mobil mundur ini sudah merupakan yang keemmpat kalinya, sehingga perlu ada perhatian serius dari pemerintah Kabupaten Nunukan untuk mengatasi agar tidak adalagi truck yang kehilangan kendali saat melintas di bukit antasari.

"jalanan aspal depan rumah sedikit terputus, menyebabkan supir truck kesulitan untuk meningkatkan kecepatan saat ingin menanjak, sehingga menyebabkan mobil tidak dapat mendaki, saya mengharapkan Pemkab Nunukan dapat melakukan perbaikan jalan dan memasang tiang pembatas di pinggir jalan" terangnya. 

Menyikapi hal itu, Wakil Bupati Nunukan, Hanafiah saat dikonfirmasi RRI mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Nunukan beserta Dinas Pekerjaan Umum  untuk dapat melihat melakukan perbaikan jalan yang rusak.

“Nanti kita akan lihat dan nanti kita akan panggil Dinas Perhubungan maupun Dinas PU, kalau dinas perhubungan biasanya mengenai elevasi atau keselamatan jalan itu kan mereka ahlinya, demikian juga Dinas PU yang bertugas membangun infrastruktur jalannya, nanti saya akan panggil mereka untuk mendiskusikan ini, kalau memang kejadianyya terlalu sering tidak normal lagi ya tentu harus ada langkah – langkah yang kami ambil guna menjamin keselamatan pengguna jalan” Pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar