FOKUS: #TANGGAP BENCANA

Banjir Merendam Dua Kecamatan, Pemda Nunukan Tetapkan Status Tanggap Darurat

KBRN, Nunukan: Pemerintah Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara menetapkan status tanggap darurat selama tujuh hari akibat banjir yang melanda Kecamatan Sembakung dan Sembakung Atulai. Status tersebut berlangsung sejak tanggal 25 hingga 31 Mei 2022. Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokompim) Kabupaten Nunukan, Joned mengungkapkan di hari kedua penetapan status tanggap darurat, Wakil Bupati Nunukan bersama rombongan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta dari Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana meninjau secara langsung kondisi masyarakat yang terdampak banjir.

"Alhamdulillah ada beberapa desa yang airnya sudah surut seperti di Desa Atap, tetapi di desa Tembelunuk masih terendam", ungkap Joned saat dikonfirmasi melalui sambungan telpon pada Kamis, (26/05/2022).

Dalam kesempatan itu, rombongan Wakil Bupati juga mendistribusikan logistik seperti kebutuhan pokok dan obat-obatan untuk memastikan kebutuhan warga terpenuhi selama dalam kondisi banjir. 

"Ada beberapa tenda yang sudah didirikan termasuk posko kesehatan jika sekiranya ada warga yang membutuhkan pelayanan kesehatan", ujarnya.

Akibat banjir yang melanda wilayah itu, aktivitas masyarakat terhenti sementara termasuk proses belajar mengajar karena sejumlah satuan pendidikan juga terendam banjir.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar