Aisyah Penderita Hidrosefalus Meninggal Dunia di RSUD Tarakan

KBRN, Nunukan: Balita bernama Aisyah warga kecamatan Seimanggaris yang menderita penyakit hidrosefalus meninggal dunia saat mendapatkan penanganan secara serius di RSUD Kota Tarakan.

Direktur RSUD Nunukan, dr. Dulman mengatakan, penyakit hidrosefalus tergolong penyakit langka, bayi yang terkena penyakit hidrosefalus mengalami pembesaran kepala, mengalami sakit kepala, gangguan penglihatan yang disebabkan menumpuknya cairan di dalam rongga jauh di dalam otak.

“derita sakit hidrosefalus yang dialami oleh Aisyah merupakan sakit sejak lahir sehingga membutuhkan operasi untuk dapat menyembuhkan penyakitnya, namun tadi kami dengar kabar duka, Aisyah tela meninggal di Tarakan” Ujar dr.Dulman pada Senin (23/05/2022).

Dulman menjelaksan, untuk biaya perawatan di RSUD Nunukan sudah di tanggung oleh Pemerintah Kabupaten Nunukan melalaui Dinas Sosial Pemberdayaan perempuan dan Perlindungan Anak (DSP3A) Nunukan yang merekomendasikan penerbitan peserta penerima Bantuan Iuran jaminan Kesehatan (PBI-JK) bagi Aisyah dan Ibunya Ernawati.

“upaya yang bisa kita lakukan saat ini membantu mengurai cairan di bagian kepala Aisyah agar bisa mengalir, sehingga dapat mengurangi pembengkakan di bagian kepala” Terangnya.

Ernawati ibu kandung dari Aisyah memilih Jenazah Aisyah di kebumikan di Kota Tarakan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar