Dampak Pandemi Covid-19, Peserta BPJS Mandiri Beralih Ke PBID

KBRN, Nunukan: Peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) yang merupakan Penerima Bantuan Iuran Daerah (PBID) di Kabupaten Nunukan meningkat. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSPPPA) Kabupaten Nunukan, Faridah Ariyani mengatakan, hal itu dikarenakan dampak pandemi Covid-19 selama dua tahun terakhir. 

"Banyak yang kehilangan pekerjaan sehingga tidak bisa lagi membayar secara mandiri", ungkap Faridah pada Senin, (23/05/2022).

Selain adanya pengalihan dari kepesertaan mandiri menjadi PBID, masyarakat yang melakukan permohonan  sebagai PBID  juga terus bertambah setiap harinya, sehingga diakui Faridah akan berpengaruh terhadap peningkatan kemiskinan di Kabupaten Nunukan.

"Sampai hari ini kita masih memberikan pelayanan, namun juga kami lakukan evaluasi karena sebenarnya PBID itu hanya diberikan untuk masyarakat kurang mampu", ujarnya.

Melihat tingginya permohonan masyarakat untuk diikutsertakan sebagai peserta PBID, Pemerintah Kabupaten Nunukan akan mengusulkan agar masyarakat yang terdaftar dalam Daftar Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dapat diakomodir oleh Pemerintah Pusat.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar