Dua Kelurahan di Nunukan Akan Dimekarkan dan Satu Desa di Binusan

KBRN NUNUKAN : Jumlah penduduk yang semakin padat sehingga perlu dilakukan pemekaran suatu wilayah, hal ini untuk mengoptimalkan pelayanan kepada warga.

Camat Nunukan Hasan Basri menjelaskan pemekaran desa telah diusulkan melihat penduduk yang sudah padat dan memungkinkan untuk dimekarkan desa dengan mendekatkan pelayanan kepada warga.

Kecamatan Nunukan mengusulkan tiga daerah meliputi di Kelurahan Nunukan Barat yang berada di Sebakis dengan memiliki empat RT, jika menuju kesana membutuhkan waktu satu jam lebih hal ini membuat layanan masyarakat dapat terkendala. Kemudian Kelurahan Nunukan Timur dan Desa Binusan.

'Di dalam aturan ada, 3 tahun sudah bisa defenitif kalau tidak maka akan ditinjau kembali. Kita harapkan di tahun ketiga ini sudah defenitif jadi informasi dari bagian pemerintahan itu sudah tinggal menunggu kode dari Kementerian Dalam Negeri, ' terangnya. Sabtu (21/5/2022).

Sementara di Desa Binusan telah diusulkan tiga tahun lalu, setelah terbentuk maka dilakukan pengawasan dana desa, perkembangan desanya setiap saat kemudian di Desa Binusan Dalam dan Ujang Fatimah yang menjadi objek pemekaran terlihat baik.

'Tinggal menunggu dari evaluasi Kementerian Dalam Negeri yang diwakili oleh bagian pemerintahan di Kabupaten maupun yang ada Provinsi, ' ujarnya.

Di Pulau Nunukan menjadi keunikan sendiri karena akan memiliki tiga desa, yakni Ujang Fatimah, Desa Binusan Dalam dan Desa Binusan. Dengan harapan dapat melayani warga dengan baik, jika jaraknya jauh maka pelayanan tentunya tidak maksimal. Sementara PAD akan bergerak dengan sendirinya, ketika desa itu tumbuh dan berkembang tentu ada aktifitas pergerakan perekonomian warganya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar