Imigrasi Nunukan Hadirkan Layanan Paspor Kolektif Di 2 Sekolah Sebatik

KBRN, Nunukan : Keterbatasan ruang gerak masyarakat untuk berpergian di tengah Pandemi Covid-19 yang masih berlangsung saat ini membuat beberapa aktifitas belajar mengajar di sekolah dibatasi. 

Kini seiring penurunan level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Pemerintah kembali menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah.

Dengan pembatasan tersebut, mengharuskan penyelenggaraan layanan untuk mengurangi pertemuan langsung dengan para pengguna layanan. 

Karna itu, Selasa (25/1/2022) Kantor Imigrasi Nunukan menyelenggarakan layanan Eazy Passport di SMA Negeri 1 Sebatik dan SMK Mutiara Bangsa Sebatik.

Layanan Eazy Passort atau layanan pembuatan paspor baru ataupun penggantian secara kolektif kali ini diberikan kepada 69 pemohon paspor yang merupakan siswa -siswi dan pegawai serta keluarga pegawai dari kedua sekolah tersebut.

Zulfan Andrian Pratama, Kepala Sub Seksi Lalu Lintas Keimigrasian Kantor Imigrasi Nunukan, saat di konfirmasi RRI, Rabu (26/1/2022) mengatakan, antusias siswa-siswi dan pegawai untuk pembuatan paspor meningkat.

"Antusias siswa-siswi dan pegawai baik di SMK Mutiara Bangsa Sebatik dan SMA Negeri 1 Sebatik, dalam pembuatan paspor cukup besar, ya karena memudahkan mereka untuk membuat paspor tanpa harus datang ke kantor imigrasi," ungkap Zulfan.

Sementara itu Kepala Sekolah SMK Mutiara Bangsa Sebatik, Syamsidar mengaku sangat terbantu dengan programlayanan Eazy Passport l Imigrasi Nunukan.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada Imigrasi Nunukan yang telah memberikan kemudahan membantu dalam proses pembuatan dan pergantian paspor bagi siswa-siswi dan pegawai SMA Negeri 1 Sebatik beserta keluarga memalui layanan Eazy Passport ini”, ujar Syamsidar.

Zulfan menambahkan, dalam rangka menyambut Hari Bhakti Imigrasi ke-72 layanan paspor secara kolektif ini diselenggrakan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19 . 

Seluruh petugas dan pemohon diwajibkan menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar