Disdukcapil : Perekaman E KTP di Lapas Nunukan

KBRN NUNUKAN : Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Nunukan memberikan pelayanan kepada para binaan di Lapas Kelas II B Nunukan selama dua hari. 

Kepala Disdukcapil Nunukan Akhmad mengatakan berdasarkan data yang diterima 215 napi yang tidak memiliki NIK atau identitas tidak ditemukan. Dari hasil konsolidasi, pihaknya memberikan pelayanan di Lapas selama dua hari. Dan mendapatkan dari 215, 101 telah memiliki NIK namun tidak aktif, hal ini bisa diaktifkan kembali. 

Akhmad menyebutkan jumlah kebanyakan dari luar pulau Nunukan,  sementara warga binaan asal Nunukan sebanyak 41 sudah memiliki NIK, hanya saja tidak aktif, dari luar Nunukan 17 orang. Yang tidak sama sekali memiliki dokumen kependudukan difasiltiasi dengan menerbitkan NIK menggunakan format F1 01 kemudian di entrykan datanya dan diberikan dokumen untuk persyaratan vaksinasi. Sementara titipan dari luar Nunukan 43 orang hanya terbitkan NIK namun tidak dengan Kartu Keluarga. 

"Mereka sudah masuk warga kita sekalipun belum perekaman karena rata-rata nanti yang ada di Lapas Kelas II Nunukan itu titipan dari Tanjungselor,  Berau, Tarakan. Rata-rata bukan warga Nunukan, akan tetapi kita memfasilitasi saja untuk bisa vaksinasi hingga terbitkan NIK, " jelasnya. Kamis (13/1/2022).

Akhmad menyebutkan setelah benas dan akan kembali ke daerah masing-masing,  Disdukcapil akan menerbitkan surat keterangan pindah ke alamat yang dituju atau ke kampung halamannya. 

Ia menambahkan selama melakukan konsolidasi data warga binaan, belum ada ditemukan warga negara asing,  karena tidak mungkin diikutkan dalam data warga binaan asal Indonesia. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar