Ibadah Natal, Jamaah Dibatasi 50 Persen dari Kapasitas Gereja

KBRN, Nunukan: Menyambut Perayaan Natal dan Tahun Baru 2022, Pemerintah Kabupaten Nunukan menerbitkan Surat Edaran tentang aturan pelaksanaan perayaan natal dan tahun baru di masa pandemi Covid-19. Plt. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nunukan, Muhammad Amin mengatakan, Surat Edaran Bupati Nunukan merujuk pada Surat Edaran Menteri Dalam Negeri dan Menteri Agama Republik Indonesia dengan ketentuan, pelaksanaan ibadah natal dapat dilakukan namun tetap menerapkan protokol kesehatan, seperti pembatasan jamaah maksimal 50 persen dari kapasitas tempat ibadah, warga berusia 60 tahun ke atas, ibu hamil atau menyusul disarankan untuk melaksanakan ibadah di rumah saja.

"Untuk kegiatan silaturrahmi juga dibatasi, karena berpotensi menimbulkan kerumunan", ungkap Muhammad Amin pada Senin, (06/12/2021).

Sesuai Surat Edaran Mendagri, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level III akan diberlakukan secara nasional mulai tanggal 24 Desember hingga 2 Januari 2022. Hal itu dimaksudkan untuk mengontrol aktivitas masyarakat saat perayaan natal dan tahun baru untuk menghindari terjadinya penyebaran Covid-19.

"Sesuai aturan dari pusat, PPKM Level III akan diberlakukan pada akhir tahun hingga pasca tahun baru", tambahnya.

Pada saat perayaan tahun baru, masyarakat Kabupaten Nunukan juga diimbau agar tidak melakukan aktivitas secara beramai-ramai, cukup di rumah saja bersama keluarga inti.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar