Kampung Sadar Zakat Jadi Teladan Nasional

KBRN, Nunukan: 

Potensi penghasilan ekonomi di Kecamatan Sebatik Timur dengan berbagai macam jenis profesi dari pengusaha sampai petani merupakan potensi besar jika dilakukan pengumupulan zakat, Ide ini kemudian dikembangkan oleh penyuluh agama islam non PNS bernama Salmiah, perempuan berusia 34 tahun ini, awalnya mengambil spesialisasi pengelolaan zakat. Kampung Sadar Zakat diinisiasi Salmiah pada Januari 2019 melalui koordinasi dan restu Kementerian Agama, Baznas serta Pemerintah Kecamatan.

"Melalui Kampung Sadar Zakat UPZ Sakti, kita berusaha mendatangkan manfaat dengan cara menyalurkan zakat secara produktif hinga mengubah mustahik menjadi muzakki," ungkap Salmiah usai mengikuti Pemilihan PAI Teladan Tingkat Nasional Tahun 2021 di Bogor, Kamis (2/12/2021).

Kampung sadar zakat mendapat sambutan baik dari para tokoh masyarakat dan pengusaha di Sebatik Timur, mereka menilai cara ini mempermudah mereka dalam pengumpulan zakat ditambah lagi masih ada masyarakat yang belum paham arti berzakat. Di kapung sadar zakat inilah Dia menjelaskan kepada masyarakat perbedaan zakat mal, zakat harta, zakat penghasilan. Salmia bertekad menjadikan Sebatik Timur Sebagai salah satu kecamatan atau kampung zakat percontohan kepada kecamatan lainnya di Kalimantan Utara dan umumnya di Indonesia.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar