Raperda APBD Kabupaten Nunukan 2022 Telah Mendapat Persetujuan DPRD Nunukan

KBRN, Nunukan: Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Nunukan akhirnya menemui titik terang. Pemerintah bersama DPRD Kabupaten Nunukan telah menytujui raperda tersebut untuk ditetapkan menjadi peraturan daerah Kabupaten Nunukan.

Juru Bicara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Nunukan Ahmad Triadi menyampaikan hasil pembahasan antara Banggar DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemkab Nunukan dalam sidang paripurna ke-23 Masa Persidangan 1 tahun 2021 dengan agenda pengambilan keputusan DPRD terhadap persetujuan atas Raperda APBD 2022, yang digelar di ruang sidang Paripurna kantor DPRD Nunukan, pada Selasa (30/11/2021).

“ hasil pembahasan proyeksi pendapatan  daerah yang dikucurkan dalam APBD tahun 2022 sebesar Rp. 1,195 Trilun yang mengalami penurunan sebesar 7,82 persen dari tahun sebelumnya, hal ini terkait karena adanya akumulasi penurunan sumber pendapatan dana transfer dari Pemerintah pusat yang diperkirakan mencapai 11,2 persen, serta pendapatan lain – lain yang sah turun 100 persen dibandingkan tahun 2021” Ujar, Ahmad Triadi saat menbcakan hasil Pembahasan Raperda APBD 2021.

Berdasarkan kebutuhan belanja daerah tahun 2022, maka APBD Kabupaten Nunukan yaitu sebesar 1,230 Triliun, mengakami penurunan sebesar 7,09 persen dari tahun 2021 dengan rincian belanja operasi sebesar Rp. 800,394 milyar, belanja modal sebesar Rp,113,506 milyar, belanja tidak terduga sebesar Rp. 14 milyar dan belanja transfer sebesar Rp. 253 milyar   

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar