Puluhan Jamaah Umroh Menunggu Pemberangkatan ke Arab Saudi

KBRN, Nunukan: Menyikapi kebijakan Pemerintah Arab Saudi yang sudah mengijinkan jamaah Indonesia untuk menyelenggarakan ibadah umroh di tanah suci Mekah, Kementerian Agama Kabupaten Nunukan meminta pengusaha travel haji dan umroh untuk memprioritaskan para jamaah yang tertunda keberangkatannya selama dua tahun. Menurut Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh Kementerian Agama Kabupaten Nunukan, Sayid Abdullah, sekitar 91 orang jamaah umroh Kabupaten Nunukan yang terdaftar di lima travel di Kabupaten Nunukan yang pemberangkatannya tertunda akibat pandemi Covid-19.

"Laporan yang masuk ke kami ada 91 jamaah yang tertunda keberangkatannya karena Covid-19, sehingga kami minta itu yang didahulukan", ungkap Sayid pada Selasa, (30/11/2021).

Lebih lanjut Sayid Abdullah menjelaskan, pihaknya juga meminta travel untuk tidak menerima jamaah terlebih dahulu sebelum jamaah yang pemberangkatannya tertunda diberangkatkan terlebih dahulu. Hal itu untuk memberikan keadilan bagi para jamaah yang sudah menunggu selama bertahun-tahun.

"Jangan sampai merekrut jamaah baru, sementara yang sudah lama tidak diprioritaskan", tambahnya.

Saat ini, Kementerian Agama Kabupaten Nunukan masih menunggu regulasi secara teknis dari Kementerian Agama Republik Indonesia terkait pemberangkatan jamaah umroh Indonesia.

"Ini masih dibahas di tingkat pusat, mudah-mudahan satu hari, dua hari ke depan sudah ada aturannya, karena informasinya pemberangkatan mulai dilakukan pada 2 Desember 2021", tutupnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar