Perlintasan Indonesia-Malaysia Dibuka Kembali, Pemkab Nunukan Siapkan Strategi Atasi Penyebaran Covid-19

KBRN, Nunukan: Pemerintah Kabupaten Nunukan menyatakan suap menghadapi arus keluar masuk orang dan barang dari negara tetangga Malaysia ketika pintu perlintasan dibuka kembali oleh Pemerintah Malaysia. Hal itu disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesra Muhammad Amin yang juga merupakan Plt. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nunukan, menyikapi rencana Pemerintah Malaysia membuka jalur perlintasan pada 1 November mendatang. Menurut Amin, kebijakan tersebut melibatkan dua negara, sehingga pemerintah daerah Kabupaten Nunukan sebagai titik perlintasan melakukan sejumlah persiapan, termasuk kewajiban PCR bagi warga yang masuk ke Kabupaten Nunukan.

"Untuk saat ini kan kita wajibkan PCR bagi yang masuk ke Nunukan", ungkap Muhammad Amin pada Kamis, (21/10/2021).

Pemerintah Kabupaten Nunukan saat ini terus melakukan koordinasi dengan instansi terkait seperti BP2MI, Imigrasi dan Beacukai untuk bersama-sama melakukan pencegahan penyebaran Covid-19, mengingat saat ini Kabupaten Nunukan sudah berada pada zona kuning dan sudah menerapkan PPKM Level II.

"Kita juga harus waspada, karena saat ini kita sudah berada pada zona aman", tambahnya.

Seperti diketahui Pemerintah Malaysia melakukan lockdown sejak 18 Maret 2020 akibat pandemi Covid-19, sehingga tidak ada perlintasan antara kedua negara melalui Kabupaten Nunukan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00