Ragam Jenis Rumput Laut Yang Perlu Diketahui

KBRN, Nunukan :  Kabupaten Nunukan selain memiliki sumber daya alam berupa kebun sawit yang luas, juga sejak 10 tahun terakhir dikenal sebagai daerah penghasil rumput laut di tanah air.

Hasil budi daya rumput laut Nunukan juga sudah di eksport ke luar negeri. Sayangnya belum secara langsung, tapi melalui derah lainnya, sehingga petani rumput laut belum memperoleh harga yang maksimal karena dikendalikan oleh pengepul atau pedagang rumput laut.

Mengapa orang membutuhkan rumput laut ?  apa rumput laut memiliki manfaat ?

Ternyata  rumput laut memiliki banyak manfaat. Hal ini  sudah dirasakan oleh masyarakat Asia Timur dan Romawi sejak berabad-abad silam. Mereka mengkonsumsi rumput laut seagai lauk sehari-hari.  

Rumput laut juga dipercaya dapat mempercepat penyembuhan luka, luka bakar, dan ruam kulit.

Rumput laut termasuk keluarga ganggang multi sel yang mencakup ganggang hijau, ganggang merah, serta ganggang cokelat. Berabad-abad rumput laut jadi primadona untuk bahan obat-obatan, industri, dan makanan karena kandungan gizinya.

Ada beberapa jenis rumput laut yang  dapat  dikonsumsi baik masih segar, kering, dimasak, sampai olahan

Pertama adalah Nori:  Nori adalah ganggang merah yang diolah menjadi lembaran kering dan digunakan untuk menggulung sushi , kedua adalah Sea lettuce atau  Nori hijau yang bentuknya menyerupai daun selada, bisa dikonsumsi mentah dalam hidangan salad atau dimasak untuk campuran sup. Ketiga  Kelp atau gnggang cokelat yang diolah dan dikeringkan menjadi lembaran, bisa juga digunakan sebagai bahan baku mie bebas gluten

Berikutnya adalah Kombu. Kombu adalah sejenis rumput laut dengan rasa yang kuat dan biasa digunakan untuk membuat kaldu sup. Kelima Arame atau  rumput laut dengan rasa ringan, manis, dan tekstur yang kuat ini bisa diolah untuk berbagai hidangan, termasuk makanan yang dipanggang

Di Jepang rumput laut Wakame atau ganggang cokelat  biasa digunakan untuk membuat salad rumput laut segar atau sup. Ada juga Dulse, atau ganggang merah dengan tekstur lembut dan lebih kenyal yang digunakan untuk menambah rasa ke berbagai hidangan atau dimakan sebagai camilan kering.

Ada jenis Chlorella. Jenis ini adalah ganggang air tawar hijau yang umumnya diolah menjadi suplemen dalam bentuk bubuk. Kemudian agar dan karagenan.  Jenis ini berbentuk jelly yang biasanya digunakan sebagai bahan pengikat dan pengental dalam berbagai produk makanan

Ada pula jenis Spirulina atau dikenal sebagai ganggang air tawar biru-hijau yang dapat dimakan dan dijual dalam bentuk tablet, serpihan, atau bubuk. 

Nah , itu adalah jenis jenis rumput laut yang saat ini umum diketahui masyarakat. Sayang di Nunukan rumput laut belum banyak diolah sehingga memiliki nilai jual yang lebih tinggi.

Selain itu, rumput laut juga kaya akan antioksidan yang baik untuk kesehatan tubuh. Berikut adalah beberapa manfaat rumput laut yang bisa Anda peroleh ketika mengonsumsinya:

1. Meningkatkan fungsi tiroid

Tiroid punya peranan penting dalam sistem metabolisme tubuh. Untuk menjalankan fungsinya, kelenjar tiroid butuh asupan yodium yang bisa didapat dengan mengonsumsi rumput laut atau garam beryodium. Kekurangan yodium dapat menyebabkan hipotiroid.

2. Meningkatkan kesehatan jantung

Rumput laut merupakan sumber serat larut air yang baik. Rumput laut juga mengandung asam lemak omega-3 serta antioksidan yang bermanfaat untuk kesehatan jantung.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kandungan gizi dalam rumput laut terlihat mampu menurunkan tekanan darah, mengurangi kolesterol jahat (LDL) dan kolesterol total, serta mencegah pembekuan darah.

Namun penelitian klinis lebih lanjut mengenai manfaat rumput laut tersebut masih diperlukan untuk memperkuat bukti tersebut.

3. Menstabilkan gula darah

Penelitian menunjukkan bahwa pola makan tinggi serat, yang bisa didapat dari sayur, buah, dan rumput laut, bisa membantu memperbaiki kadar gula darah.

Senyawa fucoxantin dan alginat dalam rumput laut diyakini dapat mengurangi resistensi insulin dan menstabilkan kadar gula darah, serta mencegah diabetes tipe 2.

4. Membantu menurunkan berat badan

Kandungan fucoidan yang terdapat dalam rumput laut diketahui dapat meningkatkan pemecahan lemak serta mencegah pembentukan lemak di dalam tubuh.

Selain itu, rumput laut juga mengandung serat yang dapat mengurangi rasa lapar dan membuat tubuh merasa kenyang lebih lama.

5. Memperkuat sistem kekebalan tubuh

Sejumlah penelitian di laboratorium menunjukkan bahwa senyawa antioksidan dan anti-alergenik dalam rumput laut memiliki kemampuan untuk menghalangi berbagai virus masuk ke dalam sel tubuh.

Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk membuktikan manafaat rumput laut ini pada manusia.

6. Meningkatkan kesehatan usus

Kandungan serat dalam rumput laut dapat membantu mencegah sembelit dan memastikan sistem pencernaan berjalan lancar.

Rumput laut juga mengandung prebiotik yang menguntungkan untuk usus dan mengurangi risiko infeksi bakteri tertentu yang berbahaya.

7. Menurunkan risiko kanker tertentu

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi rumput laut secara rutin diduga dapat menurunkan risiko kanker payudara dan kanker tiroid. Namun, penelitian lanjutan masih diperlukan untuk membuktikan manfaat rumput laut  ini.

Rumput laut juga diketahui memberikan perlindungan untuk melawan beberapa penyakit, seperti sindrom metabolik, kerusakan kulit, hingga penyakit radang sendi.

Meski baik untuk kesehatan, sebaiknya jangan terlalu banyak mengonsumsi rumput laut. Batasi asupan rumput laut sebanyak 4 gram per hari

Rumput laut kaya akan zat yodium yang jika dikonsumsi berlebihan dapat menyebabkan risiko perdarahan, gangguan tiroid, dan masalah ginjal. Selain itu, rumput laut juga mengandung zat logam, seperti merkuri, timbal, dan cadmium, yang berbahaya bagi tubuh.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar