Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Nunukan Produksi Tempe

KBRN, Nunukan : Berbagai kegiatan dilakukan oleh Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Nunukan diantaranya produksi tempe, roti dan paving blok. 

Kepala Lapas Kelas IIB Nunukan I Wayan Nurasta Wibawa mengatakan produksi tempe masih ada, batik, roti dan sekarang sudah memproduksi paving blok sebanyak 21 ribu buah hal tersebut merupakan pembinaan dan itu tidak akan berhenti, dan terus dilanjutkan. Namun permasalahan yang dihadapi saat ini ketika sudah diproduksi pemasarannya yang sulit. 

"Kita mau jual paving blok kemana bingung, terus jual tempe kemana, dan roti. Memang belum ada pasarnya disini. Harapan kami adalah kira-kira dengan hasil pembinaan itu mudah-mudahan masyarakat mengetahuinya melalui media ini ya, " ungkapnya, Kamis (26/5/2022). 

Ia berharap melalui media, masyarakat bisa mengetahui dan dapat membantu membeli produksi barang-barang hasil Lapas Nunukan. Karena produksinya tidak jauh berbeda, sama dengan produk diluar, hanya saja masyarakat masih asing belum terbiasa. 

'"Jadi kami sarankan pada masyarakat yang ada di Nunukan ini silahkan memproduksi produk-produk yang ada di Lapas ini. Dengan membeli produk itu, masyarakat sudah berkontribusi terhadap negara dalam bentuk pembinaan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan. 50 bungkus sehari itu hanya kebutuhan disini saja kalau memang nanti ada dari masyarakat ada permintaan kami akan tingkatkan, " katanya.

Setiap hari produksi tempe untuk kebutuhan didalam Lapas saja, begitu juga dengan roti tidak terlalu banyak karena kurangnya minat dari WBP, namun setiap harinya tetap memproduksi sebanyak 40 bungkus. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar