Tingkatkan Ekonomi Melalui Daur Ulang Sampah Plastik

KBRN, Nunukan: Pembudidaya rumput laut di Kabupaten Nunukan kini dapat meningkatkan penghasilan selain dari budidaya rumput laut. Botol bekas pelampung rumput laut tidak lagi menjadi sampah tetapi dapat diolah menjadi pelampung rumput laut. Koordinator gabungan kelompok tani pembudidaya rumput laut Kabupaten Nunukan, Habir mengungkapkan peluang tersebut akan dimanfaatkan masyarakat untuk mendukung pengurangan sampah plastik, khususnya bekas pelampung budidaya rumput laut yang selama ini menjadi tumpukan sampah dan mengganggu lingkungan baik di darat maupun di laut.

"Alhamdulillah, jadi yang terbuang tadi yang kita anggap sampah bisa kita buat jadi bernilai", ungkap Habir pada Rabu, (19/01/2022)

Sementara itu, Kepala Bidang Pengelola Persampahan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nunukan, Joned mengatakan pengolahan sampah plastik membantu mengurangi pencemaran lingkungan khususnya di laut, mengingat selama ini, sampah masyarakat hanya dibiarkan menumpuk di pinggir laut. Kondisi dikhawatirkan akan mengganggu lingkungan, sehingga melalui daur ulang botol bekas pelampung ini akan mengurangi sampah plastik.

"Kalau itu dibiarkan berlama-lama, maka akan berdampak pada ekologi, tentu yang merasakan dampaknya ya pembudidaya juga ketika sudah mencemari laut yang notabene tempat mereka membudidayakan rumput laut", ujarnya.

Melalui pengolahan sampah plastik ini juga akan membantu ketersediaan pelampung masyarakat yang dihasilkan dari dau ulang bekas pelampung. Menurutnya, kualitas pelampung yang dihasilkan akan lebih bertahan lama dibandingkan botol plastik yang digunakan saat ini.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar