Dinkes Nunukan Masih Menunggu Pengiriman Vaksin Booster ke 2 Dari Pemprov Kaltara

KBRN, Nunukan: Vaksinasi Covid 19 Booster ke -2 bagi SDM Kesehatan seyogyanya diberikan hari Jumat tanggal 29 Juli 2022 lalu, namun bagi nakes di Kabupaten Nunukan belum diberikan, hal ini dikarenakan belum tersedianya vaksin. Plt. Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan KB Kabupaten Nunukan Miskia mengatakan penerima vaksinasi booster ke -2 itu difokuskan bagi tenaga kesehatan, hanya saja saat ini belum menerima vaksin yang dimaksud.

Ia menyebutkan vaksin booster pertama atau vaksin ketiga yang ada sudah expired tanggal 31 Juli lalu, sementara pihaknya menunggu pengiriman vaksin booster ke-2 dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, dengan jenis vaksin moderna.

"Karena yang kemarin vaksin ke dua untuk nakes menggunakan jenis moderna. Jadi yang datang ini moderna. Sementara vaksin yang expored dimusnahkan namun tunggu arahan dari Provinsi. Ada juga sebagian yang expired di bulan berapa nanti akan dikirim ke Provinsi dan dimusnahkan", ujarnya, Senin (8/8/2022).

Jumlah vaksin yang expired jenis Pfizer, sebanyak 260 vial meliputi vaksin satu dan dua yang belum sempat terpakai akan dimusnahkan di Provinsi Kaltara. Disisi lain vaksin ke empat ini khusus untuk nakes dulu, kemudian menunggu untuk pemberian kepada masyarakat luas.

"Kita menunggu lagi bulan berikutnya dari Pemerintah Pusat, mungkin beberapa waktu lalu setelah nakes baru ke masyarakat karena memang nakes pintu pertama untuk pelayanan jadi ketahanan, kekebalan tubuh nakes diutamakan", ujarnya.

Dikesempatan lain Asisten satu bidang Pemerintah dan Kesra Setkab Nunukan Muhmmad Amin mengatakan, vaksin yang ada sudah habis masa berlakunya akhir Juli lalu, sedangkan pihaknya belum mendapatkan informasi secara resmi terkait ketersediaan vaksin yang ada.

"Karena informasinya 31 Juli itu vaksin yang tersedia di gudang itu sudah expired. Jadi harus diganti dengan vaksin yang baru, yang memang selama ini mendapatkan suplay dari Provinsi. Mudah-mudahan dalam waktu tidak terlalu lama, bukan hanya booster ke -2 termasuk vaksin-vaksin yang lain yang datang", jelasnya.

Ia menambahkan pemberian vaksin ini diperuntukkan bagi nakes, namun tidak menutup kemungkinan setelah nakes kemudian pelayan publik dan masyarakat umum juga diberikan secara bertahap.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar