Cegah HIV/AIDS, Masyarakat Diminta Jangan Malu Memeriksakan Diri

KBRN, Nunukan: Memperingati Hari AIDS Tahun 2021, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Nunukan gencar memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya mencegah penyakit HIV/AIDS. Menurut Wakil Ketua IDI Kabupaten Nunukan, Dokter Devid Ruru, masyarakat harus memahami dampak dari penyakit HIV/AIDS sehingga ada upaya untuk mencegah agar tidak tertular penyakit HIV/AIDS

"Kenapa masyarakat harus paham, bukan berarti ditulari ya, tetapi bagaimana mereka bisa melakukan pencegahan agar tidak tertular", ungkapnya pada Rabu, (01/12/2021).

Penyakit HIV/AIDS adalah salah satu jenis penyakit menular yang sampai saat ini belum ditemukan obatnya, sehingga perlu adanya kesadaran masyarakat untuk mencegah penyakit tersebut. Adapun upaya yang dilakukan tim medis dalam menangani penderita penyakit HIV/AIDS ini hanya sebatas mengontrol dan mencegah terjadinya penularan yang semakin meningkat, namun untuk pengobatan hingga sembuh total belum dapat dilakukan.

"Para ahli kesehatan, belum ada yang mampu menemukan jenis obat yang bisa menyembuhkan penyakit ini", tambahnya.

Sementara itu, Pengelola Program Penyakit HIV/AIDS Dinas Kesehatan Kabupaten Nunukan, Nurhadi meminta masyarakat Kabupaten Nunukan agar bersedia melakukan pengecekan HIV/AIDS jika mencurigai diri sendiri berpotensi tertular penyakit tersebut, sehingga dapat dilakukan penanganan dan pencegahan agar tidak menular ke orang lain.

"Jauhkan stigma bahwa jangan pernah takut diperiksa dan memeriksakan diri, karena itu akan berdampak lebih besar ketika dibiarkan", jelasnya.

Menurut Nur Hadi, tim kesehatan yang melakukan pemeriksaan akan merahasiakan, sehingga masyarakat tidak perlu takut untuk melaporkan dan memeriksakan diri demi menekan penularan kasus HIV/AIDS di Kabupaten Nunukan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar