Kisah Anggota TNI Di Perbatasan, Jemput Warga Dari Rumah Untuk Divaksin

KBRN, Nunukan : Kodim 0911 Nunukan terus gencar melaksanakan Serbuan Vaksinasi Terpadu TNI-Polri bagi masyarakat, baik yang tinggal di pinggiran kota, pedesaan maupun yang ada di pelosok.

Pada Serbuan Vaksinasi terpadu ini di laksanakan di Dusun Mulia Desa Sungai Nyamuk Kec. Sebatik Timur Kab. Nunukan Prov. Kaltara Perbatasan Indonesia Malaysia. 

Masyarakat berbondong-bondong datang dengan suka rela ke tempat pelaksanaan vaksinasi dan rela mengantri, agar bisa disuntik vaksin COVID-19.

Serbuan Vaksinasi kali ini bahkan melebihi target yang sebelumnya menyasar 250 orang warga, meningkat mencapai 287 orang yang melakukan pendaftaran. Dan 272 yang memenuhi syarat berhasil di vaksin.

Menariknya, Wasmad Sersan Kepala anggota TNI Kodim 0911 Nunukan yang bertugas di Desa Lapri, Kecamatan Sebatik Utara harus menjemput sepasang suami istri Lansia yang bekerja di kebun kelapa sawit menggunakan motor roda dua menuju ke lokasi vaksin karna tak memiliki kendaraan.

"Jadi 15 hari sebelum kegiatan vaksin massal di laksanakan, saya sudah menyampaikan ke warga binaan akan dilaksanakan vaksin massal, kemudian ketemu satu keluarga tinggal di kebun dalam hutan, mau vaksin tapi tidak punya kendaraan, jadi saya sampaikan nanti saya jemput menuju lokasi vaksin di hari H," ungkap  Serka Wasmad saat di komfirmasi RRI, Kamis (21/10/2021).

Serka Wasmad mengatakan, antar jemput warga yang terjadwal menerima vaksin dilakukan karena masih ada kendala di lapangan. 

Banyak lansia kesulitan menuju lokasi vaksinasi karena tidak memiliki kendaraan dan tidak ada yang bisa mengantar menuju lokasi vaksin. 

“Masih ada warga yang takut untuk menerima vaksin, sehingga perlu memberikan pemahaman yang matang terlebih dahulu sebelum mengenal vaksin covid-19,” ujarnya.

Menurutnya, strategi jemput bola vaksinasi para lansia dan warga yang belum menerima vaksin, dilakukan dengan mendatangi rumah atau diantarkan ke tempat vaksinasi Covid-19.

“Diharapkan dapat mempercepat capaian vaksinasi secara cepat, sehingga dapat mencegah resiko penularan Covid-19,” katanya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00