Disdik Nunukan : Berikan Pendidikan Secara Maksimal

KBRN NUNUKAN : Pelajar baik SD maupun SMP di wilayah pesisir sesungguhnya telah terdaftar di sekolah formal, namun dikarenakan membantu orangtuanya sebagai pengikat rumput laut maka proses belajar dengan waktu yang terbatas di sekolah tidak optimal. 

Kepala Bidang Pembinaan SD dan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Nunukan Widodo, MM mengatakan berdasarkan hal tersebut maka pihaknya berupaya mengurangi dan mencegah anak putus sekolah, dengan memberikan ruang penyelenggaraan belajar di pondok pabettang, dengan konsep belajar ditempat anak-anak membantu orangtuanya. 

Ia menegaskan dengan pola tersebut anak-anak tidak perlu kesekolah dengan jarak tempuh yang cukup jauh dari aekolah,  sehingga mereka dapat membantu orangtua sambil belajar. 

"Belajar tetap, ekonomi dapat artinya belajarnya juga tetap berlangsung kemudian ekonomi untuk membantu orangtuajuga bisa.  Artinya kearifan lokal kita tetap jaga, jadi anak-anak yang membantu orangtua bekerja kita anggap sebagai kearifan lokal di Nunukan, " ungkapnya.  Kamis (21/10/2021).

Ia menerangkan belajar tetap dilakukan namun metodenya melalui Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD). Guru yang akan mengajar membuat LKPD, dilembaran tersebut ada materi pelajaran dan latihan soal.  

Kemudian selanjutnya metode daring,  anak-anak bisa membantu sambil belajar. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00