Penutupan Iraw Tidung Borneo Bersatu di Binusan

KBRN NUNUKAN : Pemerintah Daerah hingga saat ini terus berupaya agar adat dan budaya yang menjadi kekayaan tersendiri ini terus di upayakan untuk lestari. 

Seperti Iraw Tidung Borneo Bersatu di Desa Binusan menampilkan berbagai sajian tari-tarian, seminar, ritual adat, seni beladiri dan masih banyak pengetahuan lainnya yang telah di dapatkan. 

Asisten Kesra Setkab Nunukan Muhammad Amin mengatakan nantinya generasi yang siap melestarikan adat dan budaya sebagai kekayaan bangsa. Bagi segenap masyarakat Tidung telah bersilahtuhrahmi bersama, berinteraksi satu dengan yang lain, berbagi pengalaman dan informasi sebagai agenda seperti ini tidak akan berlalu begitu saja. 

"Besar harapan saya dengan terselenggaranya Iraw Tidung Borneo Bersatu tahun 2021 ini, menjadi sebuah batu lompatan untuk pelestarian adat dan budaya Tidung, menjadi penyemangat bagi bekembangnya budaya Tidung yang menjadi kebanggaan kita bersama, "harapnya.  Selasa (30/11/2021).

Muhammad Amin menekankan terkait pelestarian adat dan budaya, hal ini juga terus menjadi perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Nunukan. Dari tahun ke tahun Pemerintah Daerah mengupayakan untuk dapat membangun rumah atau balai-balai adat sebagai tempat pengembangan adat dan budaya. 

"Dengan berakhirnya Iraw Tidung ini, kiranya ikatan dan tali silahtuhrahmi antara kita semua tidak terhenti sampai disini masih banyak yang bisa kita kerjalan bersama dalam mengisi pembangunan ini, " tutupnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar