Barang Bukti Yang Telah Memiliki Ketetapan Hukum Tetap di Musnahkan di Halaman Kejari Nunukan

KBRN, Nunukan: Barang bukti yang dimusnahkan merupakan rekapitulasi barang bukti perkara tindak pidana yang telah diselesaikan oleh Kejaksaan Negeri Nunukan dalam kurun waktu Juli 2021- Juni 2022. Kepala Kejaksaan Negeri Nunukan Yudi Prihastoro mengatakan sebanyak 237 perkara dari bermacam tindak pidana yang terjadi di wilayah Kabupaten Nunukan, dimana sebagian besar merupakan barang bukti terkait perkara tidak pidana narkotika, sedangkan lainnya terdapat tindak pidana berkaitan dengan kejahatan pidana umum dan tindak pidana kesusilaan. 

"Selain narkoba juga ada senpi, yaitu Undang undang darurat, ada juga pakaian rata-rata perkara cabul, perkara Perlindungan Anak, kemudian ada juga kayu, ada tombak perkara penganiayaan, pencurian dan lain sebagainya, " jelasnya dihadapan awak media, Kamis (30/6/2022). 

Sementara barang bukti seperti telpon seluler turut dimusnahkan juga, dengan kasus narkotika sebagai alat komunikasi untuk mengedarkan sabu yang dilarang. 

"Saya harapkan dengan adanya pemusnahan ini setidak-tidaknya Jaksa selaku penuntut umum dan pelaksana eksekusi telah tuntas melaksanakan tugasnya sampai akhir pelaksanaan penuntutan dan eksekusi, " harapnya. 

Pemusnahan barang bukti yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap (Inkracht) diharapkan tingkat kejahatan akan berkurang dan barang bukti tersebut tidak disalahgunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab sehingga keadaan dan situasi di wilayah Kabupaten Nunukan menjadi aman, tentram dan kondusif. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar