Awal Juni, Pemerintah Malaysia Akan Deportasi 371 PMI Bermasalah

KBRN, Nunukan : Awal Juni,  Pemerintah Malaysia akan deportasi 371 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) bermasalah ke Indonensia melalui pintu Nunukan. 

Dari verifikasi pihak Konsult RI, deportasi PMI tahap ke dua asal Keke Kota Kinabalu, Malaysia, direncanakan akan di laksanakan pada minggu pertama bulan juni 2022 mendatang.

“Informasi untuk deportasi dari tawau sudah selesai, sementara untuk tahap kedua mungkin dari keke kita akan menerima, tapi kalau tidak ada perubahan, sesuai laporan Konsulat disana sebanyak 371 orang, rencana dipulangkan ,” ungkap kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Nunukan Kombes Pol. F. Jaya Ginting saat di komfirmasi RRI, Kamis (26/5/2022).

Seperti di beritakan sebelumnya, pada tahap pertama, Selasa (24/5/2022) 147 orang PMI bermasalah dari pusat tahanan Tawau, Malaysia di pulangkan ke Indonesia melalui pintu Nunukan. “PMI itu berjumlah 147 terdiri dari laki-laki dewasa 100 orang, perempuan dewasa 30 orang, anak laki-laki 8 orang dan anak perempuan 8 orang, dari,” papar F. Jaya Ginting. 

Dari data yang di peroleh, tujuan deportan menuju daerah asal dengan rincian, Sulawesi Selatan 93 orang, Sulawesi Tengah 1 orang, Sulawesi Barat 14 orang, Sulawesi Tenggara 8 orang, Jambi 1 orang, Kalimantan Utara 18 orang dan Nusa Tenggara Timur NTT 12 orang. 

Sebelum di pulangkan ke daerah asal, ratusan PMI itu di tempatkan di penampungan Rusunawa sambil menunggu jadwal kedatangan kapal laut. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar