Kabupaten Nunukan Merupakan Pintu Keluar Masuknya PMI Ilegal ke Malaysia

KBRN NUNUKAN : Sejak Malaysia dibuka 1 April lalu, Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) melakukan pengawasan di jalur-jalur ilegal, hal ini rawan keluar masuknya pelintas tanpa dokumen 

Kepala BP2MI Nunukan Kombespol Jaya Ginting mengatakan mengawali situasi tersebut pihaknya harus mempelajari bagaimana pola, sistem dan modus-modus dari jalur ilegal, kemudian telah diidentifikasi atau pemetaan jalan yang dilalui oleh PMI dari sekian banyak ada 9 pintu yang utama, tempat PMI masuk ke wilayah Malaysia. 

Lebih lanjut Ia sampaikan, telah melakukan konsultasi dan langsung komunikasi dengan Konsulat bagaimana SOP Pemerintah Indonesia didalam pelaku perjalanan luar negeri baik yang datang maupun yang kembali ke Malaysia untuk bekerja. 

'Kalau berbicara tentang bagaimana pencegahan memang tidak ada lain polanya tetap kita lakukan dengan tiga langkah bagaimana kita Preentif, Preventif, dan juga Refresif terbatas, ' terangnya di ruang kerjanya. Kamis (12/5/2022). 

Ia menyampaikan dari ketiga yang dilakukan untuk tahap awal bagaimana membentuk tim, kemudian berada di suatu tempat yang strategis untuk bisa mencegat PMI Ilegal agar tidak ada yang lewat ke daerah Malaysia. Meski demikian tidak ada yang sempurna karena wilayah Kabupaten Nunukan begitu luas, sehingga tidak dapat menjangkau secara maksimal. 

'Wilayah Sebatik, Simanggaris, namun demikian kita tetap semangat untuk menjaga agar wilayah Kabupaten Nunukan itu bukan menjadi pintu masuk secara ilegal ke daerah Malaysia. Tidak sampai disitu juga kita koordinasi dengan Konsulat apabila kita merasa bahwa penjaringan-penjaringan di pintu-pintu tertentu untuk PMI Ilegal masuk oleh bantuan calo-calo itu ke Malaysia, ' katanya lagi. 

Ia juga mengungkapkan telah melakukan koordinasi dengan instansi terkait, begitu juga dengan Konsulat bagaimana memperketat jalur ilegal bersama Tentara Malaysia dan Polis Marine untuk memaksimalkan dalam pengawasan terhadap PMI Ilegal yang disebut dengan PATI Pendatang Tanpa Ijin. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar