TPPO Dapat di Cegah Dengan Sosialisasi

KBRN NUNUKAN : Perdagangan orang merupakan tindakan perekrutan, pengangkutan, penampungan, pengiriman, pemindahan atau penerimaan seseorang dengan ancaman kekerasan, penculikan, penyekapan, pemalsuan, penipuan dan masih banyak lagi, hal tersebut indikasi Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).  Oleh sebab itu Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan telah membentuk tim satgas TPPO tahun 2019 lalu. 

Asisten Satu Bidang Pemerintahan dan Kesra sekaligus Ketua Satgas Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO)  Kabupaten Nunukan Muhammad Amin mengatakan tim ini sudah banyak melakukan kegiatan seperti sosialisasi atau pencegahan dini kepada masyarakat. Oleh sebab itu Pemerintah Daerah mendukung adanya IOM di Nunukan untuk memberikan informasi kepada masyarakat agar sedini mungkin dapat dicegah Tindak Pidana Perdagangan Orang. 

"Untuk tiga tahun ini sudah cukup tinggi terjadinya TPPO di Kabupaten Nunukan. Tahun 2019 ada 9 itu yang tercatat, tapi bisa ada yang belum tercatat karena tidak diketahui, karena unsur-unsur daripada TPPO masyarakat belum tahu, " jelasnya.  Sabtu (29/1/2022).

Muhammad Amin juga menyampaikan ada beberapa persoalan yang teridentifikasi sebagai faktor pendukung dari perdagangan orang dan meningkatnya angka putus sekolah,  tidak memadai lapangan kerja yang tersedia dibandingkan dengan angkatan kerja yang ada. 

"Tadikan 2019 ada 9 kasus, tahun 2020 tidak ada kasus, tahun 2021 ada 4 kasus. Alhamdullilah rata-rata perdagangan orang itu sudah diselesaikan baik karena kasus itu tidak memenuhi syarat untuk dilanjutkan dan ada juga kasus yang memang diproses lebih lanjut, " ungkapnya. 

Lebih lanjut Ia sampaikan Kabupaten Nunukan adalah daerah perbatasan, berdasarkan data pelanggaran sangat minim warga Nunukan, pelanggaran TPPO ini kebanyakan dari luar seperti dari Pulau Jawa dan Sulawesi Selatan, hal ini dikarenakan Nunukan sebagai daerah pelintas. Meski Nunukan bukan penghasil TPPO, namun tetap waspada, antisipasi untuk melakukan pencegahan dan jangan memberikan kesempatan untuk berkembang adanya TPPO ini. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar