Malam Jumat Tanpa Kenikmatan, Suami Bunuh Istri

Suami berinisial TM (75) membacok istrinya sendiri, SM, di kebun samping rumah, Desa Situbuh-tubuh, Kecamatan Danau Paris, Kabupaten Aceh Singkil, karena tidak mau melayani hubungan suami istri di Kamis malam Jumat (Dok. RRI)

KBRN, Aceh Singkil: Suami berinisial TM (75) membunuh istrinya sendiri, SM, di kebun samping rumah, Desa Situbuh-tubuh, Kecamatan Danau Paris, Kabupaten Aceh Singkil, karena tidak mau melayani hubungan suami-istri di Kamis malam Jumat. 

Insiden ini terungkap dalam Konferensi Pers Pengungkapan kasus Awal Tahun, di Mapolres Aceh Singkil, Rabu (27/01/2021).

Kasat Reskrim Polres Aceh Singkil, Iptu Noca Tryananto, memaparkan, kasus pembunuhan tersebut merupakan pelimpahan dari Polsek Danau Paris.

Pelaku TM sudah menjadi tersangka, dikenakan pelanggaran Pasal 44 Ayat 2 UU Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga, karena melakukan kekerasan rumah tangga yang menyebabkan kematian.

“Kronologi singkatnya, tersangka ini memang melakukan kekerasan yang menyebabkan meninggal dunia. Untuk barang buktinya, kita lihat ada sebilah parang, menggunakan parang, dan handuk yang dipakai korban juga,” tutur Iptu Noca.

Noca lanjut mengutarakan, motif pembunuhan karena tersangka cemburu.

Pembunuhan dilakukan di rumah korban, pada 4 Desember 2020, sekitar pukul 13.30 WIB.

“Motif dari tersangka ini, yang sudah kami ambil keterangan, kecemburuan. Kasusnya masih dalam proses penyidikan. Ke depannya nanti hasil di Kejaksaan, berkas sudah lengkap, nanti kita informasikan lagi. Untuk Kejadian 4 Desember 2020, jam 13.30 pada hari Jumat. Tempatnya di rumah korban, di Desa Situbuh-tubuh, Kecamatan Danau Paris,” ujar Noca.

Sementara dari hasil rekonstruksi 20 adegan yang telah dilakukan Polres Aceh Singkil, memang nampak bahwa pembunuhan berawal dari tersangka (TM) yang kesal dan cemburu karena istri (SM) tidak bersedia melayani selayaknya suami istri pada Kamis malam (03/12/2020).

Tersangka juga kerap melihat korban menerima telepon pada malam hari, hingga semakin terbakar api cemburunya.  

Keesokan hari, saat korban selesai mandi, tersangka menyabet korban dengan sebilah parang secara membabi buta, hingga jatuh ke tanah. 

Korban sempat mendapat perawatan di rumah sakit, namun akhirnya meninggal dunia.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00