Polisi Periksa 23 Saksi Penembakan Haji Permata

Barang bukti 7,2 juta batang rokok ilegal diduga milik Haji Permata yang diamankan Bea Cukai.

KBRN, Pekanbaru: Penyidikan Ditreskrimum Polda Riau terus mendalami kasus kematian Haji Jumhan alias Haji Permata yang tewas ditembak Satgas Bea Cukai di perairan Indragiri Hilir, Riau. Polisi selidiki indikasi adanya pelanggaran standar operasional prosedur (SOP). 

Direktur Reskrimum Polda Riau, Kombes Pol Teddy Ristiwan tidak menampik hal tersebut. 

"Ya kira-kira begitulah. Itu yang akan kita dalami," ujar Teddy dikonfirmasi rri.co.id, Sabtu (23/1/2021). 

Baca Juga:Kematian Haji Permata, Kepala Bea Cukai Diperiksa

Bahkan sampai saat ini sudah 23 saksi yang telah dimintai keterangannya oleh penyidik. 

"Saksi kurang lebih dari pihak keluarga Haji Permata 17, masyarakat Sungai Bela 4 orang yang mengetahui terkait kejadian itu. Serta 2 orang dari Bea Cukai," jelasnya. 

Penyidik akan terus meminta keterangan sejumlah saksi lainnya. Enam petugas Bea Cukai Tembilahan yang sempat mangkir akan dijadwalkan pemeriksaan ulang pada Senin (25/1/2021) mendatang. 

Baca Juga:Haji Permata Tertembak, Ini Deretan Kasusnya

Sebelumnya, Kepala Bea Cukai Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Ari Wibawa irit bicara dan terkesan menghindari awak media terkait penembakan Haji Permata.

Hal ini setelah Ari diperiksa sebagai saksi. Pemeriksaan ini berlangsung hingga Kamis malam (22/1/2021). Diperiksa sejak pukul 08.00 WIB, pemeriksaan itu selesai sekitar pukul 22.00 WIB.

Keluar dari ruang penyidik Subdit II Reserse Kriminal Umum Polda Riau, Ari berjalan terburu-buru menuju mobilnya. Dia hanya menjawab normatif ketika ditanya wartawan terkait pemeriksaan penembakan Haji Permata itu.

Ari menyebut ada 20 pertanyaan dari penyidik sejak pagi hingga malam. Dia menyebut tak ada kendala berarti dan menyatakan menghormati proses hukum di Polda Riau.

"Kita tunggu saja seperti apa hasilnya," kata Ari dengan pengawalan ketat sejumlah anggota Bea Cukai, Kamis (21/1/2021).

Sementara, dirinya tidak mengetahui berapa orang yang ditempak oleh anak buahnya. Ari menyerahkan kasus penembakan ini kepada pihak kepolisian. 

"Untuk korban kita kembalikan ke proses hukum yang berjalan," ucap Ari.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00