Bea Cukai Pusat Dalami Tewasnya Haji Permata

Ilustrasi / Petugas Custom (Bea Cukai) dalam sebuah penggerebekan barang ilegal di sebuah pelabuhan laut (Dok. Istimewa/Kemenkeu Foto/Biro KLI)

KBRN, Pekanbaru: Penggerebekan yang menewaskan terduga penyelundup barang ilegal, Haji Jumhan alias Haji Permata, di perairan Indragiri Hilir (Inhil), berbuntut panjang.

Enam petugas Bea dan Cukai Tembilahan diperiksa internal.

Kasi Penyidikan Kanwil Bea Cukai Riau, Satrianto, mengatakan, enam petugas Bea Cukai Tembilahan seharusnya diperiksa penyidik di Mapolda Riau pada Kamis (21/1/2021) lalu. 

BACA JUGA: Banyak Terlibat Kasus, Haji Permata 'The Godfather of Batam'

Kasi Penyidikan Kanwil Bea Cukai Riau, Satrianto

"Ada pemeriksaan internal di Jakarta. Enam petugas (Bea Cukai Tembilahan) itu sedang diperiksa di pusat. Diperiksa secara internal, namanya pemeriksaan kepatuhan," ujar Satrianto. 

Dikatakan Satrianto, petugas yang diperiksa Polda Riau diberikan bantuan hukum. 

"Di Bea Cukai itu dari strukturnya ada unit bantuan hukum. Yang diperiksa di Jakarta tidak didampingi karena pemeriksaan intenal. Kalau yang diperiksa Polda didampingi," jelasnya. 

BACA JUGA: Kontroversi Haji Permata, Rugikan Negara Rp214.35 Miliar

Sementara, Direktur Reskrimum Polda Riau, Kombes Pol Teddy Ristiawan, mengatakan, penyidik akan mengagendakan kembali pemeriksaan terhadap enam pegawai Bea Cukai yang sempat tidak hadir kemarin.

Pemanggilan kembali akan dilakukan pada Senin (25/1/2021) mendatang. 

"Menurut keterangan mereka lagi ada di kantor pusat Jakarta. Namun nanti akan kita panggil lagi. Panggilan pertama tidak hadir, nanti kita panggil lagi sesuai dengan aturan yang berlaku," jelas Dirkrimum. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00