Fakta-fakta Terkait Pengehentian Kasus Pesta Raffi Ahmad

Raffi Ahmad (foto:istimewa)

KBRN, Jakarta: Baru-baru ini kabar mengenai polisi yang mengistimewakan Raffi Ahmad dengan menghentikan kasus penyelidikannya membuat heboh masyarakat. 

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri mengatakan jika kasus harus diberhentikan karena setelah gelar perkara banyak bukti yang tidak terpenuhi. Hal tersebut juga diatur dalam UU nomor 6 tahun 2018.

"Sehingga yuridis yang ada di dalam pasal 93 juncto pasal 9 UU nomor 6 tahun 2018 tentang karantina kesehatan ini selesai. Gelar perkara itu tidak terpenuhi termasuk peraturan daerah juga peraturan Kementerian Kesehatan tidak terpenuhi," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri, kepada wartawan, Jumat (22/1/2021).

Polisi juga menyatakan jika Raffi sendiri tidak memenuhi undangan. Untuk itu, katanya, pihak kepolisian menerbitkan Surat Perintah Pemberhentian Penyelidikan (SP3) atas kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan tersebut. 

Lalu apa saja alasan penghentian kasus Raffi, berikut diantaranya:

1. Dugaan pelanggaran protokol kesehatan tidak cukup dua alat bukti.

2. Acara di rumah milik ricardo gelael dengan luas 4.000 meter persegi dan digelar di hall basket. 

3. Seluruh tamu jalani swab antigen

4. Sebanyak 18 tamu negatif Covid-19 termasuk Raffi Ahmad dan istri. 

5. Semua tamu hadir tanpa undangan 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00