Pedofil Tangsel Gunakan Modus Kru Artis

Kasat Reskrim Polresta Tangsel, AKP Angga Surya Saputra (kiri) dan Kapolsek Pondok Aren, AKP Riza Sativa memberikan keterangan penangkapan pelaku pencabulan

KBRN, Tangerang Selatan: Modus yang digunakan SA, tersangka pencabulan anak perempuan 10 tahun di Kelurahan Jurangmangu Timur, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten  sebagai kru artis.

Pria berusia 30 tahun itu sempat membuat resah warga yang dipimpin Airin Rachmi Diany resah. Alhasil, polisi dapat meringkusnya dibilangan Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Kasat Reskrim Polresta Tangsel, AKP Angga Surya Saputra menerangkan, pelaku menggunakan modus sebagai kru teve yang sedang mencari artis kepada calon korbannya dan membawanya ke tempat sepi.

“Jadi modus operandi tersangka, seperti tersangka mengaku sebagai bagian kru teve dan menjanjikan korbannya untuk dapat menjadi artis atau bertemu dengan artis,” ujarnya kepada RRI.co.id di Mapolresta Tangsel, Selasa (1/12/2020).

Angga menjelaskan, kejadian itu terjadi di Jurang Mangu Timur tanggal 18 November 2020 sekitar pukul 13.00. Awalnya tersangka berputar menggunakan sepeda motor untuk mencari korban.

“Sampai di satu tempat, ada anak perempuan berumur 10 tahun. Lalu tersangka mengiming-imingi agar calon korban dapat berfoto sama artis. Saat korban tertarik kemudian dibawa menggunakan sepeda motor, tiba di suatu gang atau semak-semak korban diturunkan oleh tersangka SA ini,” paparnya.

Lalu, tersangka mengancam korban dengan meninggalkan jika berteriak. Saat korban pasrah tersangka membuka celana korban dan mencabuli korban.

“Setelah melakukan hal tersebut korbannya kembali dibawa, dimana korban pertama kali bertemu,” terangnya.

Atas perbuatannya, Angga menegaskan, tersangka terancam pasal 81 dan atau pasal 82 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak.

“Terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara,” tutupnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00