Perampok Berkedok Petugas Kelurahan Diringkus Polisi

Ilustrasi. (Dok foto: Istimewa)

KBRN, Jakarta : Kepolisian Resor Metro Jakarta Barat berhasil meringkus komplotan perampok yang pada aksinya berpura-pura sebagai petugas kelurahan di Cengkareng. Komplotan perampok itu terdiri dari lima orang yakni berinisial, JF, FH, S, RH dan M.

Menurut Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Audie S Latuheru, dari lima tersangka yang ditangkap ditempat berbeda, dua diantaranya yakni FH dan MA diberikan tindakan tegas dan terukur karena pada saat akan ditangkap melawan petugas.

"Mereka (tersangka) saat beraksi tidak selalu mengaku  petugas kelurahan. Tergantung situasi. Kalau sasaran lihat lebih menguntungkan petugas Kelurahan maka jadi petugas Kelurahan, tapi kalau tidak mereka mengaku petugas PLN," ujar Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Audie S Latuheru dalam keterangan tertulis, Kamis (26/11/2020). 

Sementara itu, Kasat Reserse Kriminal Umum Polres Metro Jakarta Barat Kompol Teuku Arsya Khadafi mengatakan dari kelima tersangka tiga diantaranya adalah residivis yakni JF, FH dan M. Bahkan ada yang baru keluar penjara dan mengulangi perbuatan yang sama.

"Mereka terkenal dengan sebutan pandawa dan sudah malang melintang dari tindak kejahatan ini. Ada beberapa dari lima tersangka ini merupakan  residivis dengan  kasus yang sama yakni JF, FH dan M," tutur Arsya. 

Arsya menuturkan, dari keterangan para pelaku, mereka sudah melancarkan aksinya di 24 tempat. Akan tetapi untuk di Jakarta Barat, mereka melakukan di 4 lokasi berbeda.

"Kami akan mencoba untuk melakukan koordinasi dengan Polres lain karena diantara 24 TKP yang diakui mereka hanya 4 di Jakarta Barat, selain itu mereka melakukan di tempat lain. Perlu diketahui, pelaku tidak segan-segan melukai korbannya, karena setiap aksi, mereka dibekali senjata tajam," jelas Arsya. 

Untuk diketahui, insiden perampokan dengan modus berpura-pura sebagai petugas kelurahan yang akan mengukur tanah itu viral di media sosial pada Kamis, 12 November 2020. Dalam video yang tersebar, para tersangka yang berjumlah 5 orang berkeliling dari rumah ke rumah menggunakan 3 unit sepeda motor. 

Sesampainya di kediaman Intje Al Tjhin Tjauw Liang yang berada di Jalan RR nomor 04, Cengkareng Barat, Jakarta Barat, pada pukul 11.30, kelima pelaku langsung masuk dan berpura-pura sebagai petugas. Para pelaku memilih korban sebagai sasaran karena saat itu ia sedang seorang diri di rumah. 

Saat korban lengah, kelima pelaku segera menggasak harta benda korban dan kabur. Akibat kejadian itu, korban mengaku kehilangan emas batangan sebanyak 10 gram dan uang sebesar Rp 7 juta.

"Mereka mengaku akan mengukur kelebihan tanah rumah korban. Tiga pelaku bertugas mengalihkan perhatian dan dua pelaku lainnya melakukan eksekusi," tuntas Arsya. 

Saat ini polisi masih melakukan pengembangan kasus ini untuk membekuk para pelaku lainnya. Belum diketahui jumlah pasti komplotan perampokan itu.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00