Operasi Zebra, Polantas Pakai Pendekatan Berbeda

KBRN, Majalengka: Polres Majalengka, Polda Jawa Barat, menggunakan pendekatan berbeda saat pelaksanaan Operasi Zebra 2020. Operasi tersebut, berlangsung mulai sejak tanggal 26 Oktober hingga 8 November 2020.

Kasat Lantas Polres Majalengka, AKP Luky Martono mengatakan, Operasi Zebra mengedepankan kegiatan Preemtif dan Preventif dalam mencegah penyebaran Covid-19, juga disertai kegiatan penegakan hukum secara persuasif dan humanis dalam rangka menciptakan kondisi keamanan, keselamatan ketertiban, dan kelancaran lalu-lintas (Kamseltibcarlantas) lalu lintas di tengah mewabahnya Covid-19.

"Tentunya tetap mempedomani protokol kesehatan guna mengingkatkan simpati masyarakat terhadap polantas dalam rangka pencegahan atau penularan Covid-19 di jalan raya," ujar AKP Luky, Selasa (27/10/2020).

Pada pelaksanaan Operasi Zebra kala pandemi ini, menurut dia metode dan pendekatan yang digunakan oleh petugas di lapangan berbeda. Di mana nantinya, polisi lebih mengutamakan edukasi dan imbauan kepada masyarakat.

"Selain imbauan dan edukasi mengenai lalu lintas. Anggota kami juga menyampaikan mengenai protokol kesehatan, disertai pembagian masker gratis kepada pengendara yang tidak mengenakan masker," bebernya.

Sasaran Operasi Zebra 2020 ini, dijelaskan Kasat Lantas, yaitu potensi gangguan yang dapat menghambat dan mengganggu Kamseltibcar Lantas. Ada delapan prioritas yang menjadi sasaran pada Operasi Zebra tersebut.

Diantaranya, tidak menggunakan helm SNI, menggunakan HP saat berkendara, tidak menggunakan sabuk pengaman, kenalpot brong/resing, kelebihan muatan, boncengan tiga, melawan arus dan over dimensi serta berbagai pelanggaran lainnya.

Operasi Zebra tahun ini mungkin akan sedikit berbeda karena di tengah pandemi. Maka, tambah dia, sasaran pada Operasi Zebra 2020 segala bentuk potensi yang menyebabkan kemacetan, pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas serta lokasi yang menjadi tempat penularan Covid-19 tujuan operasi.

"Tujuan Operasi kali ini, untuk terciptanya situasi lalulintas yang aman, tertib dan lancar pada lokasi rawan lakalantas maupun pelanggaran dan kemacetan lalulintas. Selain itu, kita harapkan dapat meningkatnya ketertiban dan kepatuhan serta disiplin masyarakat dalam berlalu-lintas serta berkurangnya tempat penyebaran Covid-19," jelasnya. (Foto: Istimewa)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00